5 Fakta Unik Kereta Api Indonesia Yang Mungkin Belum Kamu Tau
Rabu, 20 Desember 2017
ok nusantara
Bagikan

5 Fakta Unik Kereta Api Indonesia Yang Mungkin Belum Kamu Tau

Fungsi sebenarnya palang pintu kereta

5 Fakta Unik Kereta Api Indonesia yang Mungkin Belum Kamu Tau

Sebagian orang pasti berpikir kalau fungsi palang pintu kereta adalah untuk mengamankan pengguna jalan dari kereta yang melaju. Padahal, fungsi sebenarnya adalah kebalikannya, yaitu mengamankan kereta yang melaju dari para pengguna jalan. Kereta api ternyata memiliki resiko perjalanan yang cukup tinggi. Berbeda dengan transportasi umum lain seperti bis atau pesawat yang bisa menghindari tabrakan apabila ada gangguan di depannya, kereta api justru tidak bisa menghindar alias tidak bisa ke mana-mana saat ada yang mengganggu lintasannya. Sekalipun terbuat dari besi yang kuat, tentu saja keselamatan masinis dan penumpang tetap terancam kalau ada yang menyelonong masuk lintasan kereta. Terlebih lagi, saat terjadi tabrakan kereta, pasti yang menjadi korban bukan hanya penumpang di dalamnya, namun juga orang-orang sekitar, apalagi saat kereta terhantam keluar dari relnya. Maka dari itu, kalau palang kereta sudah turun, kita harus bersabar menunggu ya!

Hal yang wajib dilakukan masinis sebelum bekerja

5 Fakta Unik Kereta Api Indonesia yang Mungkin Belum Kamu Tau

Tahukah kamu kalau masinis tidak boleh langsung berangkat ketika bertugas? Masinis dan timnya paling tidak harus bersiap satu jam sebelumnya untuk cek kesehatan dan uji tunjuk sebut. Cek kesehatan meliputi tes alkohol, tes urin, tensi, untuk memastikan bahwa kru yang bertugas benar-benar dalam keadaan prima. Sementara uji tunjuk digunakan untuk memastikan kru yang bertugas dalam keadaan fokus terhadap semboyan-semboyan (isyarat lalu lintas kereta api) yang akan muncul selama perjalanan. Selain itu, masinis hanya boleh bertugas 4-5 jam sehari. Tentu saja selama perjalanan panjang itu masinis tidak beristirahat ataupun ke kamar kecil sekalipun. Tak kalah rumit dari pilot, ya?

Kesigapan saat cuaca buruk

5 Fakta Unik Kereta Api Indonesia yang Mungkin Belum Kamu Tau

Apa yang harus dilakukan petugas penilik jalur (PPJ) ketika hujan deras atau badai? Berlindung di dalam markas? Tidak! Petugas penilik jalur berjalan kaki menelusuri rel dengan rute yang sudah ditentukan yang jaraknya bisa berkilo-kilo meter untuk memastikan kondisi rel dalam keadaan baik, mulai dari mengecek baut yang longgar, gogosan, atau bahkan longsoran pada rel. Bukannya berteduh, petugas PPJ ini justru malah harus keluar untuk memastikan tidak ada rel yang anjlog ataupun terendam banjir.

PUSDALOPKA dan teleponnya yang tidak pernah berhenti berdering

5 Fakta Unik Kereta Api Indonesia yang Mungkin Belum Kamu Tau

Pusdalopka adalah Pusat Pengendali dan Operasi Kereta Api. Tim ini berisikan orang-orang yang mengendalikan perjalanan kereta api (PPKA), mulai dari keberangkatan hingga sampai. Di ruangan ini, telepon tak pernah berhenti berdering, mulai dari masinis yang melakukan perjalanan dan meminta petunjuk perjalanan dan juga situasi lainnya. Selain tiu, PPKA juga harus sigap menginformasikan saat adanya gangguan yang ditemui dalam perjalanan.

DIPO sebagai awal dan akhir

5 Fakta Unik Kereta Api Indonesia yang Mungkin Belum Kamu Tau

Pernahkah kamu bertanya, kemana kereta yang sudah selesai beroperasi? DIPO jawabannya. DIPO bagaikan rumah untuk lokomotif dan kereta penumpang yang sudah selesai beroperasi. Di sanalah lokomotif dan kereta diperiksa secara menyeluruh, mulai dari bahan bakar, pembakaran, kerusakan pada mesin sampai kursi menumpang yang sobek pun juga akan dirapihkan di sini. Setelah beroperasi, lokomotif dan kereta dicuci hingga bersih dan layak untuk digunakan kembali.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar