5 Fakta Unik Peraih Nobel Sastra yang Perlu Diketahui
Sabtu, 30 September 2017
ok nusantara
Bagikan

5 Fakta Unik Peraih Nobel Sastra yang Perlu Diketahui

Umur peraih Nobel Sastra

peraih nobel sastra

Dari 113 orang peraih Nobel Sastra  sejak tahun 1901-2016, rata-rata umur mereka adalah 65 tahun. Rudyard Kipling, seorang sastrawan asal India yang terkenal dengan karya nya The Jungle Book, adalah penerima Nobel Prize di bidang kesusastraan dengan usia termuda pada saat penganugerahan nya; yaitu pada usia 41 tahun di tahun 1907.

Sementara itu peraih Nobel Sastra dengan usia tertua adalah Doris Lessing, seorang sastrawan asal Iran yang terkenal dengan karyanya The Grass is Singing. Doris menerima gelar Nobel pada tahun 2007 dimana usianya telah mencapai 81 tahun.

Para penolak gelar Nobel

peraih nobel sastra

Tidak bisa dipungkiri bahwa gelar nobel adalah gelar yang sangat bergengsi di tingkat Internasional. Namun faktanya ada 2 orang dalam sejarah Penghargaan Nobel yang menolak untuk dianugerahi gelar Nobel untuk bidang kesusastraan. Orang pertama adalah Boris Pasternak yang merupakan sastrawan asal rusia. Pada awalnya Boris menerima penghargaan tersebut namun kemudian dia mengurungkan nya dikarenakan dorongan dan kebijakan dari Negara asalnya untuk menolak penghargaan Nobel.

Orang kedua ialah Jean-Paul Sartre yang merupakan sastrawan asal Perancis. Sartre memang terkenal merupakan orang yang konsisten menolak segala bentuk gelar penghormatan atas dirinya. Dua orang inilah peraih Nobel Sastra yang menolak gelar tertinggi di dunia.

Penerima Nobel atas Karya Tertentu

peraih nobel sastra

Disaat semua penerima Nobel di bidang kesusastraan menerima penghargaan atas keseluruhan karya seumur hidupnya, ada 9 orang yang dianugerahi Nobel Prize untuk satu karya tertentu saja. Orang-orang tersebut dan karya nya adalah: Mikhail Sholokhov (Don), Ernest Hemingway (The Old Man and the Sea), Roger Martin Du Gard (Les Thibault), John Galsworthy (The Forsyte Saga), Thomas Mann (Buddenbrooks), Wladyslaw Reymont (The Peasants), Knut Hamsun (Growth of the Soil), Carl Spitteler (Olympian Spring), dan Theodor Mommsen (A History of Rome).

Penghargaan di Luar Dugaan

peraih nobel sastra

Pada tahun 1953, para penerima nominasi Nobel Prize dikejutkan dengan sebuah penghargaan Nobel kesusastraan yang dianugerahkan pada Sir Winston Churchill, seorang politisi dan juga pengarang asal Inggris. Penghargaan kali itu dikatakan mengejutkan kerena kebanyakan peserta memprediksi Winston akan menerima Nobel di bidang perdamaian dikarenakan karir politiknya, namun ternyata dia dianugerahkan gelar Nobel atas karya nya di bidang kesusastraan.

Penyanyi atau Penyair?

peraih nobel sastra

Pada ajang Nobel Prize tahun 2016 yang lalu, para penggiat dan kritikus sastra kembali dikejutkan dengan hasil penghargaan Nobel di bidang kesusastraan. Yang menyebabkan keterkejutan penggiat dan kritikus sastra pata tahun 2016 lalu adalah dengan dianugerahkan nya gelar kehormatan Nobel di bidang kesusastraan pada seorang penyanyi bergenre Folk-Blues asal Amerika Serikat bernama Bob Dylan (Robert Allen Zimmerman).

Bob Dylan dianugerahi gelar Nobel di bidang kesusastraan atas jasanya manciptakan ekspresi-ekpresi puitis yang baru dalam tradisi musik Amerika. Bob Dylan memang telah dikenal secara mendunia akan lirik-lirik lagunya yang sangat puitis. kalau kamu baca lirik lagu nya Bob Dylan tanpa iringan musik maka akan menjadi sebuah syair yang indah. Di antara karya-karyanya yang paling terkenal adalah  Blowin’ in the Wind dan juga The Times They are A-Changin’.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar