6 Kutipan Inspiratif Dari Orang Besar Soal Pentingnya Pendidikan
Minggu, 10 Desember 2017
ok nusantara
Bagikan

6 Kutipan Inspiratif Dari Orang Besar Soal Pentingnya Pendidikan

Filosofi “tut wuri handayani” sudah tak asing lagi bagi dunia pendidikan nasional. Kutipan yang dicetuskan oleh Ki Hadjar Dewantara tersebut memiliki arti, “Dari belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan dan arahan,” dan seakan menjadi fondasi bagi pentingnya pendidikan dalam membentuk generasi yang cerdas.

Dunia pendidikan Tanah Air tak lepas dari tanggal 2 Mei yang merupakan hari kelahiran tokoh pendidikan Indonesia Ki Hadjar Dewantara. Hari ini merupakan simbol bagi dunia pendidikan nasional secara umum. Momen yang tepat bagi kita untuk berusaha memacu diri menjadi generasi yang terdidik dan berpengetahuan.

Dalam sejarah negeri ini, pengobar semangat pendidikan Indonesia pun bukan hanya Ki Hadjar Dewantara. Banyak nama-nama besar dengan filosofi yang melegenda memengaruhi dunia pendidikan nasional. Berikut di antaranya.

Soekarno

Soekarno

Presiden Indonesia pertama ini dalam setiap pidato atau tulisannya tak pernah berhenti ‘memanasi’ rakyatnya untuk selalu belajar. Salah satu kutipan paling kuat soal ini adalah, “Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah.” Dengan sejarah, manusia bisa memahami kehidupan.

                                              Mohammad Hatta 


Mohammad Hatta

“Kurang cerdas dapat diperbaiki dengan belajar, kurang cekatan dapat diperbaiki dengan pengalaman, tetapi kurang jujur sulit memperbaikinya,” kutipan mantan Wakil Presiden Indonesia pertama ini tak cuma mengedepankan nilai pendidikan, tapi juga pentingnya kejujuran.

                                              Gus Dur

Gus Dur

Sempat memimpin Indonesia dan dikenal sebagai ulama senior, Abdurrahman Wahid–atau akrab disapa sebagai Gus Dur, mengobarkan semangat pendidikan melalui kutipan yang tak terlupakan, “Semakin tinggi ilmu seseorang, maka semakin besar rasa toleransinya.”

                                            Gambar terkait

Widji Thukul

Penyair dan aktivis Widji Thukul malah mengingatkan soal dua nilai terpenting dalam kehidupan: belajar dan berbagi, “Kamu calon konglomerat ya. Kamu harus rajin belajar dan membaca, jangan ditelan sendiri. Berbagilah dengan teman-teman yang tak mendapat pendidikan.

Kartini

Raden Ajeng Kartini

Dalam sebuah suratnya kepada Stella Zeehandelaar, ikon feminisme Tanah Air ini menuliskan, “Saya akan mengajar anak-anak saya, baik laki-laki maupun perempuan untuk saling memandang sebagai makhluk yang sama. Saya akan memberikan pendidikan yang sama kepada mereka, tentu saja menurut bakatnya masing-masing. Lagi pula, saya bermaksud akan menghapuskan batas yang menggelikan antara laki-laki dan perempuan yang dibuat orang sedemikian cermatnya.”

                                            Tan Malaka

Tan Malaka

Aktivis legendaris ini merupakan salah satu pencetus berdirinya Republik Indonesia. Pandangannya soal pendidikan, secara tajam diungkapkannya lewat kutipan, “Tujuan pendidikan itu untuk mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan, serta memperhalus perasaan.”

Dengan kutipan-kutipan di atas, semoga kita dapat menjadi bangsa yang mengedepankan pendidikan sebagai prioritas dalam hidup. Selamat hari pendidikan nasional

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar