6 negara menggunakan bahasa jawa
Rabu, 29 Maret 2017
ok nusantara
Bagikan

6 negara menggunakan bahasa jawa



Hasil gambar untuk inilah 6 negara yang menggunakan bahasa jawa



Selain Indonesia, 6 negara ini pakai bahasa Jawa


Pada tahun 2012 disebutkan bahwa Indonesia memiliki 442 ragam bahasa. Angka ini diperkirakan bertambah. Salah satu yang paling menonjol adalah bahasa Jawa. Bahasa ini tidak hanya digunakan di pulau Jawa saja, mereka yang berpindah ke wilayah lain juga turut menyebarkan bahasa ini.

Tapi, tahu nggak kamu kalau ternyata ada juga negara di luar Indonesia yang menggunakan bahasa Jawa? Setelah dicari tahu,Pada tahun 2012 disebutkan bahwa Indonesia memiliki 442 ragam bahasa. Angka ini diperkirakan bertambah. Salah satu yang paling menonjol adalah bahasa Jawa. Bahasa ini tidak hanya digunakan di pulau Jawa saja,

1. Suriname

Suriname dulunya adalah negara di Amerika Selatan dan juga bekas jajahan Belanda. Pada sensus tahun 2014 diketahui bahwa hampir 15 persen dari penduduknya merupakan orang Jawa. Dan bahasa Jawa merupakan salah satu bahasa yang digunakan untuk komunikasi selain bahasa Sranang Tongo, Hindustani dan bahasa Belanda.


jawa suriname
Gadis Jawa di Suriname via pinterest.com

Kedatangan orang Jawa ke Suriname dipercaya dilakukan pada tahun 1890 hingga 1939 oleh Hindia Belanda. Kala itu sekitar 75.000 orang dibawa untuk tinggal di Suriname.

2. Nouvelle Celedonie (Kaledonia Baru)

Kaledonia Baru adalah kepulauan yang ada di Samudera pasifik. Ditemukan oleh James Cook ketika sedang menjelajah kawasan pasifik. Daerah ini juga merupakah wilayah jajahan Perancis.


jawa native
Orang Jawa via wikipediatldr.com

Pada 16 Februari 1986 170 orang dari Pulau Jawa dikirim ke Kaledonia Baru ini untuk menjadi buruh di pertambangan nikel dan perkebunan. Sejak saat itu perpindahan orang Jawa ke Kaledonia Baru sama besarnya yang ada di Suriname. Hanya saja sejak 1949, migrasi orang Jawa mulai dihentikan.

3. Cocos Keeling Island

Atau kepulauan Cocos (Keeling) terletak di kawasan Samudera Hindia. Dengan luas total hanya 14km², Cocos Keeling Island ini punya penduduk sekitar 596 jiwa. Mereka yang tinggak di sini juga dibagi dalam dua pulau, yaitu West Island untuk bangsa Eropa dan Home Island untuk bangsa Melayu. Orang Jawa masuk di Home Island.


cocos island
Cocos Island via nicholasherriman.blogspot.co.id

Sama seperti Suriname dan Kaledonia Baru, dulunya orang Indonesia dibawa ke Cocos Island juga untuk menjadi pekerja. Dan uniknya, saking Indonesia bangetnya, sinetron Indonesia juga ada yang ditayangkan di TV negara ini lho!

4. Belanda

Sudah jelas dong bagaimana hubungan Indonesia dan Belanda sehingga membuat orang Jawa dan bahasanya ada di sana? Yep, orang Jawa kebanyakan dibawa ke Belanda untuk menjadi pekerja kasar. Namun akhirnya ada juga yang menikah dan berkeluarga dengan orang Belanda.


javanese netherland
Javanese diaspora via kitlv.nl

Di Belanda, tepatnya di Universitas Leiden kamu bisa menemukan naskah Jawa kuno yang sarat dengan tulisan dan sastra Jawa. Bahkan, kamu akan sering bertemu dengan orang Belanda yang bilang ,”Monggo” lho.

5. Singapura

Di Singapura ada sebuah kampung yang disebut Kampung Jawa, bukan tanpa alasan tapi memang orang Jawa pertama kali ada di Singapura ya di daerah itu. Letaknya ada di tepi Sungai Rochor.


singapore javanese
Ilustrasi anak Singapura via whenonearth.net

Fakta unik lainnya, orang Jawa dulunya pada 1825 hingga 1965 sudah dibawa ke Singapura untuk dipekerjakan. Bahkan, Lee Kuan Yew, pendiri Singapura ternyata punya darah Indonesia lho! Tepatnya Semarang. Wih!

6. Malaysia

Negara yang sering disebut sebagai musuh bebuyutan ini ternyata punya populasi orang Jawa yang cukup banyak lho. Kebanyakan dari orang Jawa di Malaysia tinggal di Selangor, yaitu di Tanjung Karang, Kuala Selangor, Sepang, Banting dan Sabak Bernam.


malaysian
Ilustrasi orang Malaysia via malaysia-trulyasia.com

Dulu, orang Jawa datang ke Malaysia karena tekanan ekonomi yang terjadi di Indonesia. Mungkin sekarang mereka sudah menjadi warga negara Malaysia namun masih tetap menggunakan bahasa Jawa ketika berkomunikasi.

Wah, jadi kalau kita pindah atau berlibur ke 6 negara ini nggak takut susah ngobrol ya? Soalnya kan banyak yang pakai bahasa Jawa.  Eureka!


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar