Cara Berbisnis Yang Baik Ini Hindari Kamu Dari Kerugian
Minggu, 29 Oktober 2017
ok nusantara
Bagikan

Cara Berbisnis Yang Baik Ini Hindari Kamu Dari Kerugian

1. Tawarkan apa yang ingin dibeli pasar

cara berbisnis yang baik dengan menawarkan produk yang sudah teruji

Cara berbisnis yang baik pertama adalah dengan menciptakan produk ataupun jasa yang sudah terbukti pasarnya. Misalnya seperti komoditas sepatu, pakaian, makanan cepat saji, kopi, dan lain-lain. Jika modal kamu terbatas, jangan sekali-kali mencoba mendirikan bisnis yang belum diketahui pasarnya. Selain membuang waktu kamu, menggunakan strategi ini dalam berbisnis hampir bisa dipastikan berujung pada kegagalan,terkecuali kamu punya data penelitan pasar yang akuntabel.

2. Cara berbisnis yang baik diawali dengan mendapatkan cash flow secepatnya

cara berbisnis yang baik dengan memperhatikan cash flow

Cash flow atau arus kas merupakan hal yang sangat penting dalam bisnis. Tanpa arus kas, tidak ada bisnis yang bisa berjalan. Oleh karena itu, dari awal mendirikan bisnis kamu harus sudah punya strategi bagaimana cara untuk mendapatkan pemasukan secepatnya sekaligus cara pengelolaannya.

3. Cari cara untuk menjaga biaya tetap rendah

biaya rendah

Salah satu prinsip bisnis yang terkenal adalah menghasilkan keuntungan sebesar-besarnya dengan biaya yang sekecil-kecilnya. Prinsip ini tentunya memberikan gambaran tentang bagaimana cara berbisnis yang baik. Sehingga kamu yang memiliki usaha, sudah seharusnya mencari cara untuk meminimalisir biaya yang dikeluarkan, namun dengan tetap memperhatikan kualitas dari produk atau jasa yang dihasilkan.

4. Kelola volume pendapatan dan pengeluaran bisnis kamu

pendapatan dan pengeluaran

Besar pasak daripada tiang. Jangan sampai istilah ini menjadi budaya di perusahaan yang kamu kelola. Sebagai atasan, kamu wajib memantau kondisi keuangan perusahaan secara rutin. Boleh sih sekali-kali pengeluaran lebih besar daripada pendapatan asalkan itu tidak menjadi trend keuangan perusahaan sehingga bisa berujung pada kebangkrutan.

5. Fokuslah pada penjualan dan pemasaran

penjualan dan pemasaran

Dalam berbisnis, yang paling utama harus kamu perhatikan adalah bagian penjualan dan pemasaran. Karena tanpa penjualan, perusahaan tidak akan mendapatkan keuntungan. Dan tanpa pemasaran, perusahaan akan sulit melakukan penjualan. Oleh sebab itu, kamu harus memberi perhatian yang lebih kepada divisi penjualan dan pemasaran yang ada di perusahaan kamu. Pastikan bahwa kinerja mereka optimal dan tidak hanya membebani perusahaan kamu.

6. Cari cara supaya bisa untung besar

banyak untung

Pengusaha mana sih yang tidak pengen bisnis yang dijalankannya untuk besar? Selain bisa memungkinkan ekspansi perusahaan, keuntungan yang lebih besar juga dapat membahagiakan investor dan pengurus perusahaan kamu.Namun, untuk mendapatkan profit perusahaan yang besar bukanlah hal yang mudah. Pasalnya, kamu harus mengawasi dan memastikan 5 strategi yang ada di perusahaan selalu dijalankan dengan optimal.

Kelima strategi yang dimaksud adalah strategi dalam menarik pengunjung, mengubah pengunjung menjadi konsumen, meningkatkan frekuensi pembelian konsumen, meningkatkan rata-rata keuntungan di tiap penjualan, serta strategi meningkatkan margin keuntungan perusahaan. Jika penerapan strateginya benar, maka pelan tapi pasti perusahaan kamu bakalan mulai mencetak lebih banyak uang.

7. Tes dan ukur segala hal

tes dan ukur segala hal

Setiap strategi bisnis yang kamu jalankan haruslah kamu ukur tingkat keberhasilannya dengan cara melakukan evaluasi internal. Dengan begini, kamu bisa mengetahui apakah strategi yang kamu kerjakan sesuai dengan harapan atau tidak.

8. Jalin Kerjasama yang strategis dengan perusahaan lain

kerjasama bisnis

Pebisnis ulung mengerti bahwa suatu perusahaan tidak akan bisa besar tanpa melibatkan perusahaan lain didalamnya. Perusahaan yang melakukan sinergi melalui kerjasama bakalan bisa mendapatkan keuntungan yang jauh lebih besar dibandingkan perusahaan yang main sendirian.

Nah, sebagai pemilik bisnis, kamu berkewajiban untuk melihat berbagai peluang dalam menjalin kerjasama yang strategis dengan perusahaan lain. Kemudian dalam proses menginisiatif kerjasama, pastikan kamu menawarkan kesepakatan kerjasama yang berdasarkan pada win-win solution alias sama-sama untung. Soalnya, jika tidak, kamu akan sangat kesulitan mendapatkan perusahaan yang mau bekerjasama dengan perusahaanmu.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar