Cara Investasi Saham Reksadana Untuk Pemula Yang Mudah Dipahami
Jum'at, 26 Januari 2018
ok nusantara
Bagikan

Cara Investasi Saham Reksadana Untuk Pemula Yang Mudah Dipahami

Sedang merencanakan menyimpan uang alias berinvestasi? Melakukan investasi pasti pernah ada di dalam benakmu apalagi kamu yang terbilang sudah memiliki penghasilan tetap. Tentu ada masanya ingin menyisihkan uang dalam bentuk investasi selain dengan rutin menabung.

Bagi kamu pemula yang baru berencana memulai investasi pasti banyak sekali pertanyaan dan ketakutan. Selain banyak pertanyaan pasti ada tujuan yang ingin kamu kejar ketika mulai berinvestasi. Sebenarnya sama saja dengan yang lain berinvestasi artinya kamu juga ingin meraup keuntungan lebih.

Misalnya saja jika dibandingkan dengan menyimpan uang di tabungan biasa. Mungkin dalam setahun kamu hanya akan mendapatkan keuntungan kecil sekitar 2-3% saja. Sedangkan dengan mulai memilih investasi tertentu misalnya saham ataupun reksadana kamu bisa mendapatkan keuntungan hingga 20%.

Angkanya memang cukup fantastis tapi risikonya pasti juga akan lebih besar. Kedua model investasi yang sudah disebutkan di atas mungkin sudah sering kamu dengar. Salah satu yang ada di pikiranmu ketika menyebutkan investasi saham dan reksadana pasti langsung tertuju pada modal yang sangat besar.

Padahal di era sekarang ini investasi saham dan reksadana bisa dilakukan dengan modal yang tidak terlalu besar. Misalnya saja dengan memilih investasi reksadana saham yang modalnya tidak terlalu besar. Kamu yang baru coba-coba melakukan investasi bisa memilih kedua model investasi ini. Nah untuk bisa memahami investasi reksadana yuk simak penjelasan lengkapnya.

Reksadana adalah

Cara Investasi Saham Reksadana Untuk Pemula

Kamu yang masih awam terlebih yang baru mencari tahu soal reksadana pasti mengalami sedikit kebingungan karena model investasi ini termasuk baru. Berbeda dengan deposito yang sudah dikenal lebih luas, tapi sebenarnya reksadana ini sudah ada sejak lama lho. Di Indonesia sendiri peminat reksadana sangat besar bahakan disenangi oleh semua kalangan karena lagi-lagi modal yang dikeluarkan kecil.

Nah, lantas apa sih sebenenarnya reksadana? Reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untu selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi. Portofolio investasi ini bisa berupa saham, obligasi, pasar uang atau efek.

Khusus untuk reksadana ada 4 jenis yang perlu kamu ketahui yaitu reksadana pasar uang, pendapatan tetap, danah saham, dan campuran. Tentu saja tiap reksa dana memiliki risiko investasi masing-masing. Walaupun risikonya relatif kecil tapi tetap saja kamu harus terlebih dahulu mengetahui apa risiko yang mungkin akan kamu temui.

Salah satu jenis reksa dana yang juga sangat diminati adalah reksa dana saham. Jenis reksa dana ini sebenarnya bukan hanya bisa dimiliki oleh para pemilik modal besar. Investasi reksa dana saham ini juga bisa diikuti oleh para pemula yang memiliki modal kecil.


Apa itu reksadana saham?

Kamu yang mempunyai keberanian lebih bisa langsung memilih reksa dana saham. Walaupun kamu pemula tidak ada salahnya untuk lebih berani saat berinvestasi. Tapi kamu harus ingat dan mempehatikan betul apa tujuan atau targetmu saat berinvestasi. Reksadana saham ini lebih cocok untuk kamu yang memiliki target jangka panjang lagi-lagi karena jenis reksadana ini memiliki keuntungan yang lebih besar.

Mungkin kamu juga bertanya-tanya apa sih bedanya reksadana saham dengan bermain saham secara langsung. Perbedaanya adalah kamu sebagai investor reksadana saham tidak perlu turun langsung mengamati fluktuasi harga pasar saham. Tentu saja pekerjaan yang satu ini membutuhkan kecermatan dan kejelian tersendiri karena kamu perlu menganalisa berbagai kemungkinan yang terjadi.

Saat memutuskan berinvestasi lewat reksadana saham pekerjaan menganalisa dan mengamati fluktuasi pasar saham akan dilakukan oleh manajer investasimu. Jadi kamu bisa tenang dan nyaman saat melakuakan investasi karena semuanya sudah diatur oleh profesional.

Jangan ragu untuk mencoba investasi saham lewat reksadana karena semua sudah diatur dan dijamin oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Reksadana saham hanya bisa dilakukan pada saham perusahaan yang sudah memiliki badan hukum dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau bursa efek luar negeri. Jadi tidak sembarang perusahan sahamnya bisa dibeli. Tujuan dari hal ini tentu saja untuk melindungi para pemodal atau investor.

Cara investasi saham reksadana untuk pemula

Sudah terpikirkan untuk memilai investasi lewat reksadana? Tapi masih bingung bagaimana cara investasi saham reksadana berikut adalah langkah yang bisa langsung diikuti.

Cara Investasi Saham Reksadana Untuk Pemula

1. Mulai cari tahu bank terbaik untuk investasi saham reksadana

Ini adalah yang paling penting saat ingin memulai membeli reksadana. Kamu harus mencari tahu bank-bank apa saja yang paling bagus portofolionya untuk investasi ini. Sebenarnya cara ini nggak susah kok apalagi di zaman sekarang ini kamu bisa menemukan berbagai informasi lewat internet.

Kamu bisa mulai mencari tahu bank apa saja yang punya portofolio bagus dengan cara googling dengan kata kunci reksadana bank. Nah nanti akan muncul nama-nama bank penyedia investasi reksadana termasuk reksadana saham. Kalau kamu punya waktu nggak ada salahnya juga untuk mendatangi bank tersebut untuk tanya-tanya soal investasi saham ini. Coba tanya sedetail mungkin sebelum kamu memutuskan memilih banknya ya.

Kalau kamu takut untuk memulai investasi pertamamu karena alasan belum berpengalaman coba juga tanya orang terdekatmu. Coba cari tahu siapa dianatara saudara, teman, atau rekan kerja yang memiliki investasi reksadana. Nah dari orang terdekatmu inilah kamu bisa memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai reksadana. Jika masih belum yakin lebih baik memilih bank yang sudah memiliki nama besar agar kamu merasa lebih aman.

2. Baca lebih jeli soal prospektus yang kamu dapatkan

Kebanyakan dari kita memang malas membaca aplagi ketika disodorkan dengan prospektus. Memang prospektus ini nggak menarik untuk dibaca tapi dari sini kamu bisa memperkirakan apakah modal yang kamu taman ini akan berhasil atau tidak.  Jadi prospektus adalah profil perusahan dan laporan keuangan tahuan. Biasanya dari sini kamu akan mengetahui gambaran nilai saham perusahan itu sendiri.

Prospektus berisi informasi dan penjelasan tentang hal-hal seputar reksadana. Informasi yang kamu dapatkan diantaranya adalah jenis produk reksadana, manajer investasi, tata cara pembelian dan penjualan reksadana, bank kustodian, dna masih banyak lagi. Informasi-informasi ini sangatlah penting apalagi untuk kamu pemula, jangan sampai kamu salah pilih dan jatuhnya kamu merugi.

Baca Juga: Begini Lho 7 Cara Bermain Saham untuk Pemula, Sudah Tahu?

3. Pilih Manajer Investasi (MI) yang memiliki portofolio bagus dan terdaftar

Kalau kamu memutuskan membeli reksadana artinya kamu akan dimudahkan karena otomatis semua analisa dilakukan oleh Manajer Investasi atau MI. Jadi sudah tahu dong seberapa besar pengaruh MI ini untuk investasi reksadanamu? Makanya jangan sembarang memilih bank dan MI untuk investasi perdanamu.

Setiap MI memilik profil dan portofolionya sendiri jadi carilah yang sesuai dengan jenis reksadana yang kamu pilih. Khusus untuk kamu yang ingin melakukan investasi saham bisa memilih MI yang sesuai. Caranya mengetahuinya kamu bisa langsung cek di Google mengenai kinerja mereka. Oh ya ingat ya Manajer Investasimu ini wajib terdaftar di Bapepam dan OJK.

4. Setelah mengetahui informasi langsung datang ke bank pilihan

Sudah memutuskan untuk melakukan investasi saham reksadana dan tahu apa risikonya, ini saatnya kamu langsung datang ke bank pilihanmu. Kamu bisa langsung memproses dan membeli reksadana di bank jangan lupa membawa KTP dan NPWP ya. Jika belum memiliki NPWP kamu bisa menggunakan NPWP pasangan suami / istri atau bisa juga orang tua. Oh ya biasanya saat ingin membeli reksadana kamu diharuskan untuk membuka rekening tabungan di bank pilihanmu.

5. Membuat portofolio

Kamu juga perlu membuat portofolio sebelum resmi menjadi investor reksadana. Saat pendaftaran nanti kamu akan diberikan lembaran formulir pembelian dan portofolio. Portofolio yang dimaksud di sini adalah profil kita sebagai nasabah reksadana. Portofolio ini kan jadi hal penting untuk diketahui manajer investasi untuk menyarankan alokasi dana untuk investasi.

6. Langkah terakhir adalah transfer dana

Setelah berinvestasi reksadana berhasil langkah terakhir yang harus kamu lakukan adalah melakukan transfer dana. Tapi transfer dana ini sesuai dengan kesepatan dengan manajer investasi ya. Dana yang kamu transfer inilah yang akan diolah oleh manajer investasimu nanti.

Kamu juga akan diberikan bukti surat konfirmasi kepemilikan reksadana. Simpan baik-baik buktinya jangan sampai hilang. Setelah itu tiap bulannya kamu akan diberikan laporan bulanan mengenai investasimu. Periksalah laporan ini tiap bulan untuk melihat kemana uangmu pergi dan kinerja dari Manajer Investasimu.

Tips sebelum melakukan investasi reksadana saham

Setelah mengetahui apa itu reksadana dan bagimana cara investasi reksadana saham dengan modal kecil kamu jug perlu memperhatiakan 3 tips berikut ini.

Cara Investasi Saham Reksadana Untuk Pemula

1. Tentukan goal atau target

Melakukan investasi artinya kamu sudah harus memiliki goal atau target. Jadi jangan sampai kamu memilih investasi tanpa mengetahui terlebih dahulu apa target atau goalmu. Coba pikirkan kembali apa tujuanmu berinvestasi menggunakan reksadana misalnya saja untuk biaya anak kuliah, membeli rumah, atau malah untuk pensiun. Jika kamu berinvestasi untuk pensiun nanti makan reksadana saham akan menjadi pilihan yang tepat.

2. Pilihan perusahan yang terpercaya

Sama dengan memilih motor atau mobil kamu juga wajib mencari tahu perusahaan tempatmu berinvestasi nanti. Jangan sampai salah pilih dan malah membuatmu semakin rugi. Rasanya tak susah untuk mencari tahu perusahaan terpercaya untuk menjalankan reksadana. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya perusahaan investasi reksadana ini diawasi ketat oleh OJK. Cara paling mudahnya kamu bisa langsung mencari tahu di ojk.go.id sebelum memutuskan perusahaan mana yang akan kamu pilih nanti.

3. Baca prospektus reksadana

Prospektus dalam reksadana sangatlah penting. Hal ini biasanya juga menjadi acuan dalam menentukan pilihan jenis reksadana yang akan dipilih. Jadi jangan malas untuk lebih dahulu membaca prospektus sebelum membuat keputusan berinvestasi.


 

Daftar Reksadana kinerja terbaik 2017

Untuk bahan pertimbangan kamu bisa melihat dahulu daftar reksadana dengan kinerja terbaik sepanjang tahun 2017 yang lalu.

ReksadanaJenisYtd %
Millenium Dynamic Equity FundSaham37,36
HPAM Investa Ekuitas StrategisSaham26,401
Millenium Equity Prima PlusSaham25,816
Sucorinvest Flexi FundCampuran24,418
DMI Dana Saham SyariahSaham22,805
Simas Income FundPendapatan Tetap22,495
Sucorinvest Equity FundSaham22,66
Sucorinvest Maxi FundSaham 21,779
Keterangan: 30 November 2017 & 14 Desember 2017

Jadi bagaimana ShopBackers sudah memahami bagaimana cara investasi saham reksadana dengan lebih baik? Tips ini akan membantumu untuk merencanakan investasi sahammu yang pertama. Sebagai pemula kamu wajib untuk lebih jeli dan rajin mencari tahu selum beluk mengenai reksadana saham ya.

Jangan segan untuk bertanya detail ke Manajer Investasimu, cara ini juga akan membantu MI mengetahui cara terbaik mengelola danamu. Jadi tunggu apalgi langsung saja yuk memulai investasi lewat reksadana dengan modal kecil yang cocok untuk pemula ini

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar