Destinasi Menarik di Kota Sumbawa Besar.
Kamis, 18 Mei 2017
ok nusantara
Bagikan

Destinasi Menarik di Kota Sumbawa Besar.

Hasil gambar untuk desa poto sumbawa


Berwisata ke destinasi Timur Indonesia memang menyenangkan. Biasanya banyak orang mulai traveling dari Bali setelah itu lanjut ke Lombok dan melewati Kota Sumbawa Besar. Sumbawa Besar adalah ibu kota Kabupaten Sumbawa di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ternyata di Sumbawa Besar banyak sekali obyek wisata yang sarat dengan nilai sejarah, dan kaya arsitektur. Tidak hanya itu, keindahan alamnya juga memukau karena di Sumbawa Besar banyak pulau-pulau kecil yang indah. Pulau yang paling terkenal memang Pulau Moyo. Berikut adalah destinasi wisata terbaik di Sumbawa Besar yang bisa Anda kunjungi.

1. Istana Tua Dalam Loka

Istana Tua Dalam Loka terlihat sangat megah dan istana ini didirikan pada tahun 1885 dan tercatat sebagai rumah panggung terbesar di dunia. Terletak di jantung kota Sumbawa Besar sehingga tidak susah untuk menuju ke sana.

Istana ini memiliki luas bangunan 904 meter persegi dan pantas tercatat sebagai salah satu rumah panggung terbesar di dunia. Istana Tua Dalam Loka dibangun pada era Sultan Muhammad Syah III (1883 1931) yang merupakan sultan ke-16 dari Dinasti Dewa Dalam Bawa. Sultan Muhammad Jalaluddin Syah III dikukuhkan sebagai penguasa Sumbawa berdasarkan Akte Pemerintah Kolonial Hindia Belanda tanggal 18 Oktober 1883. Mulai saat itulah rakyat Sumbawa merasakan penjajahan kolonial Belanda.

Yang menarik adalah bahan baku pembangunan istana sebagaian besar didatangkan dari pelosok desa di sekitar istana. Kayu jati berukuran besar berasal dari hutan jati sedangkan atapnya yang terbuat dari seng berasal dari Singapura. Bangunan istana yang kini digunakan sebagai Museum Daerah Sumbawa ini sarat akan pesan filosofis dan merupakan simbollandmarkKota Sumbawa Besar. Sayang saya lihat bangunan ini kurang terawat dan terkesan dibiarkan.

Untuk memotret istana ini saat paling tepat adalah pagi hari, karena saya kebetulan sampai pada siang hari dan mendapatkan istana ini backlight dengan sinar matahari. Esoknya saya datang pagi-pagi sekali karena cahaya yang masuk pas mengenai bangunan istana ini.

Jika Anda ingin memotret di dalam istana bawalah tripod, karena di dalam ternyata cahaya cukup gelap. Jika perlu gunakanflashuntuk mengisi sudut-sudut kosong dari istana ini.

Wisma Praja di Kota Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat.(BARRY KUSUMA)

2. Wisma Praja

Landmark lainnya dari Sumbawa Besar adalah Wisma Praja. Bangunan ini merupakan Istana Belanda pada tahun 1932, tempat kediaman terakhir Sultan Kaharuddin III. Beliau melakukan kegiatan pemerintahan di sini. Sekarang digunakan sebagai tempat penerimaan tamutamu agung dan kegiatankegiatan upacara/resepsi yang bersifat formal, serta pertemuan terkait kepemerintahan lainnya.

Untuk memotret Wisma Praja lebih baik menjelang sore hari, karena kebalikan dari Istana Tua Loka. Saat yang tepat matahari mengenai bangunan adalah pada sore hari.

3. Pantai Kencana

Pantai Kencana merupakan tempat rekreasi yang sudah punya infrastruktur yang lengkap, karena di sini berdiri sebuah hotel. Untuk menuju Pantai Kencana jaraknya sekitar 11 km dari Kota Sumbawa Besar dan merupakan pantai yang cukup menawan dan ditata rapi.

Pantai Kencana di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.(BARRY KUSUMA)

Dengan bentuk pantai yang melengkung dan di kedua ujung lengkungannya masing-masing memiliki ciri khas tersendiri. Terutama di lengkungan bagian kanannya berdiri batu karang berbentuk alami dengan bolongannya. Di Pantai Kencana ini kita bisa menyaksikansunsetdanhunting human interestyakni orang-orang yang sedang bermain di sini. Siapkan lensa wide dan tripod agar bisa mendapatkan hasil foto alam yang memukau.

4. Desa Poto

Sumbawa dikenal sebagai penghasil madu hutan terbaik, selain madu hutan ternyata di Sumbawa Besar sangat terkenal akan kerajinan tenun yang begitu melegenda. Kerajinan tenun Sumbawa begitu khas, dan terbukti mempunyai kualitas yang terbaik diantara semua tenun yang ada di Indonesia.

Desa Poto merupakan salah satu desa di Kabupaten Sumbawa yang tetap memelihara kelestarian budaya daerah seperti tenunan tradisional ini. Di sini kita bisa melihat langsung bahkan bisa memotret pembuatan tenun Sumbawa.

Perajin tenun di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.(BARRY KUSUMA)

Selain pembuatan tenun, kita juga bisa melihat kerajinan lain seperti pembuatan gerabah dan atraksi permainan rakyat seperti pacuan kuda, karapan kerbau. Untuk dua atraksi terakhir ini memang ada masanya, biasanya setelah panen.

Untuk menuju ke Desa Poto yang letaknya di Kecamatan Moyo Hilir kira-kira 13 km dari kota Sumbawa Desar dapat dijangkau dengan sarana transportasi darat seperti angkutan umum ataupun menggunakan mobil.

Di desa Poto ini kita bisa mengabadikan para perajin tenun, mereka biasanya mengerjakan tenun di dalam rumah. Keahlian para wanita Sumbawa yang diwariskan secara turun menurun. Untuk bisa memotret sebaiknya kita meminta izin terlebih dahulu.

Karena di dalam rumah kondisi cukup gelap, pakailah lensa dengan bukaan besar misal F2.8 atau F1.8 agar bisa menangkap momen secara baik. Hindari menggunakan flash karena bisa mengganggu para ibu-ibu perajin tenun ini. Jika sudah memotret hindari memberikan uang kepada mereka. Lebih baik Anda membeli hasil tenun mereka.

Ikan bakar, kuliner khas Sumbawa.(BARRY KUSUMA)

5. Kuliner

Kuliner Sumbawa Besar memang tidak jauh dari hasil laut, yaseafooddi Sumbawa Besar sangat terkenal. Karena letak Sumbawa Besar ini dekat dengan laut yang membuat hasil laut di daerah ini melimpah.

Ada beberapa kuliner khas daerah seperti ikan pepes dan sambal mangga. O iya jika ke Sumbawa Besar harga ayam lebih mahal dari ikan. Jadi lebih baik memakan ikan di sini, selain segar, harganya pun juga terjangkau.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar