Fakta Kebakaran Pabrik Petasan di Kosambi
Sabtu, 28 Oktober 2017
ok nusantara
Bagikan

Fakta Kebakaran Pabrik Petasan di Kosambi

1. Suara ledakan pertama kali terdengar pukul 09.00 WIB

kebakaran pabrik petasan

Beberapa warga yang menjadi saksi pertama kali mendengar ledakan pukul 09.00 WIB. Seperti yang dikutip dari Kompas.com, seorang warga bernama Amri menjelaskan ia bersama sejumlah rekannya mendengar ledakan besar. Saat kejadian berlangsung Amri sedang bekerja di sebuah mess dengan jarak sekitar 20 meter. Setelah mendengar suara ledakan besar, Amri melihat atap pabrik ambruk. Setelah itu terjadi kobaran api yang hebat disusul dengan beberapa ledakan kecil yang masih terdengar.

 

2. Petugas pemadam kebakaran baru tiba pukul 10.30 WIB

kebakaran pabrik petasan

Setelah terjadi kebakaran hebat petugas pemadam kebakaran menuju lokasi kejadian. Lokasinya yang sulit dijangkau membuat pertugas pemadam kebaran baru tiba di lokasi pukul 10.30 WIB atau 1,5 jam setelah ledakan pertama kali terdengar. Menurut Komandan Petugas Pemadam Kebakaran Tangerang, Darda Khadafi petugas mengalami kesulitan saat masuk ke dalam pabrik.

3. Keadaan pabrik terkunci dan tidak ada akses untuk keluar

kebakaran pabrik petasan

Saat warga dan petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian, pabrik petasan ini dalam keadaan terkunci. Hanya ada satu pintu masuk dan keluar yang keadaan terkunci. Hal inilah yang membuat banyak korban yang tidak bisa diselamatkan nyawanya.

4. Warga sekitar sempat terlebih dahulu menolong korban

kebakaran pabrik petasan

Sesaat setelah ledakan dan kebakaran terjadi, warga sekitar sempat membantu para korban. Warga juga tidak bisa berbuat banyak karena keadaan pabrik yang terkunci. Warga sekitar sampai harus menjebol tembok untuk membantu korban yang masih terjebak di dalam gudang petasan ini.

5.  Jumlah korban tewas yang terus bertambah

kebakaran pabrik petasan

Seperti yang sudah banyak diberitakan, jumlah korban tewas kebakaran gudang petasan ini terus bertambah jumlahnya. Pabrik petasan ini mempekerjakan lebih dari 100 orang dan ketika ledakan terjadi pabrik sedang beroperasi. Sampai saat ini tercatat sudah ada sekitar 40 orang lebih yang menjadi korban tewas. Keadaan korban tewas ini cukup mengenaskan karena terbakar di dalam. Sedangkan korban yang selamat kebanyakan mengalami luka bakar yang cukup parah.

6. Saat kejadian pemilik gudang sedang berada di Malaysia

kebakaran pabrik petasan

Pemilik pabrik yang bernama Indra Liyono, warga Kalideres, Jakarta Barat sedang berada di Malaysia. Kompas juga melansir pabrik petasan ini baru beroperasi beberapa bulan terakhir. PT Panca Buana Cahaya Sukses yang bergerak di bidang pembuatan kembang api kawat ini sudah memiliki izin rezmi. Seperti yang disebutkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, pabrik pembuatan kembang api sudah berjalan jampir dua bulan.

 

7. Lokasi kebakaran pabrik petasan awalnya berfungsi sebagai tempat penyimpan

kebakaran pabrik petasan

Sebelum mendapatkan izin mendirikan pabrik petasan, lokasi kebakaran ini sempat menjadi gudang penyimpan. Seperti yang disampaikan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar awalny lokasi kejadian hanya dimanfaatkan sebagai gudang penyimpangan saja. Lalu di tahun 2015 gudang penyimpan ini meminta izin untuk menjadi manufaktur. Tahun 2016 izin industri keluar dan tahun 2017 baru saja diperpanjang lagi.

 

8. Lokasi sekitar pabrik petasan ini sering terjadi kebakaran

kebakaran pabrik petasan

Ternyata lokasi sekitar pabrik ini sering terjadi kebakaran. Seperti penuturan salah seorang warga Luthfi yang dikutip dari Tribunnews. Tahun 2017 ini sudah terjadi 3 kali kebakaran di sekitar komplek pergudangan. Sebelum kebakaran di pabrik petasan, sebuah pabrik tiner juga terbakar.

9. Kejadian serupa pernah terjadi di beberapa kota lain

kebakaran pabrik petasan

Ternyata kejadian serupa juga pernah terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Pada April 2017 sebuah pabrik petasan di Sukabumi juga meledak. Gudang petasan di Samarinda juga terbakar dan sempat membuat kaget warga sekitar. Petugas pemadam kebakaran baru berhasil memadamkan api setelah lebih dari satu jam.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar