Fakta Menarik Seputar Objek Wisata Parigi Moutong
Jum'at, 29 September 2017
ok nusantara
Bagikan

Fakta Menarik Seputar Objek Wisata Parigi Moutong

Tentang Parigi Moutong, wisata elok di Sulawesi Tengah

Parigi Moutong terletak sekitar 65 km dari Palu, sebagai ibukota provinsi Sulawesi Tengah. Tempat yang memiliki eksotisme penorama alam bawah laut tersebut dapat ditempuh selama 1,5 jam sampai 2 jam dengan berkendara dari kota Palu. Kini bahkan sudah tersedia penerbangan secara langsung dari ibukota Jakarta ke Bandar Udara Mutiara Sis Al Jufrie di kota Palu. Sesampainya di Palu, para wisatawan bisa memakai mobil ke Parigi Moutong. Di sepanjang perjalanan transportasi darat tersebut, kamu akan melalui jalanan berkelok-kelok dan berbukit. Tak hanya menawarkan wisata bahari nan eksotis, kamu juga bisa berkeliling ke berbagai objek wisata menarik lainnya.

Fakta Unik Parigi Moutong

Kabupaten Parigi Moutong ini terletak di hamparan pegunungan dengan perbukitan yang membentang di sepanjang pantai utara hingga selatan dengan ketinggian rata-rata mencapai 15-375 mdpl. Lewat kondisi topografi itulah, kamu bisa menyaksikan panorama alam laut nan indah dari perbukitan. Suhu di Parigi Moutong juga bisa dikatakan cukup sejuk berbeda dengan kondisi daerah-daerah di pesisir pantai pada umumnya, karena angin laut yang telah berhembus hingga ke dataran tinggi kemudian berbalik lagi ke dataran rendah membuat suhu udara di tempat ini tetap sejuk.

Aktivitas panjat tebing

panjat tebing di Parigi Moutong

Panjat tebing Likunggavali yang ada di Desa Marantale memiliki ketinggian mencapai sekitar 100 meter. Pasalnya struktur tebing di tempat ini sangat menantang adrenalin sebab tersusun dari beberapa gugusan batu granit kokoh yang berdiri tepat di tepian Sungan Marantale, tepatnya di Desa Parigi. Tak hanya menawarkan pemandangan yang eksotis saja, lokasi ini pun menawarkan air terjun dengan jalur trekking yang melalui beberapa desa di sekitarnya.

Wisata pantai eksotis

Pantai Nalera di Parigi

Destinasi laut dan pantai di Kabupaten Parigi ini memang tak perlu diragukan lagi. Sebab pemandangan di pantai ini tidak ada duanya, terlebih lagi kabupaten ini merupakan pusat Teluk Tomini, sebagai teluk terbesar kedua di tanah air. Kamu bisa berkunjung menyisiri Pantai Nalera nan eksotis sebab letaknya berhadapan dengan pasir putih dan gunung. Jika air laut di pantai ini sedang surut, maka kamu seolah-olah sedang berada di kolam renang pribadi dihiasi karang yang berwarna-warni.

Aneka satwa liar

Pulau Kelelawar di Parigi Moutong

Tak hanya menikmati eloknya pesona alam bawah laut yang tersaji di Parigi, kamu juga bisa berkunjung ke Pulau Kelelawar. Seperti namanya, pulau kelelawar dihuni oleh banyak kelelawar dengan jumlah mencapai ribuan. Di pulau ini ada berbagai macam kelelawar, mulai dari kelelawar kuning, hitam dan cokelat. Lokasi pulau ini berada di Desa Tomoli, letaknya diapit dua tanjung hutan bakau berbentuk pintu gerbang.

Panorama alam di Puncak Pompausea

Parigi Moutong

Salah satu destinasi wisata menarik di kabupaten Parigi Moutong adalah puncak Pompausea Gunung Labuan Sory yang ada di Desa Toboli. Tepat dari atas puncak bukit tersebut, kamu bisa menikmati panorama alam laut yang begitu eksotis. Di sini, kamu juga bisa melihat kera terkecil yang ada di dunia, bernama Tarsius Spektrum.

Sejarah dan budaya

Istana Tinombo

Objek wisata budaya di tempat ini yang wajib kamu kunjungi yaitu Istana Tinombo. Dimana istana tersebut didirikan oleh pihak Pemerintah Belanda tepatnya di masa pemerintahan Raja Tombolotutu tahun 1930. Dalam istana yang memiliki arsitektur Cina tersebut ada rumah adat Tinombo yang terletak di Desa Dusunan. Di sini biasanya para wisatawan bisa langsung menyaksikan syukuran panen dari Suku Laoje.

Tugu Khatulistiwa

Tugu Khatulistiwa Parigi

Tak hanya Pontianak saja, tetapi Kabupaten Parigi Moutong juga merupakan daerah yang dilewati garis khatulistiwa. Tepatnya di Desa Sinei, Tinombo Selatan, ada tugu khatulistiwa yang dijadikan juga sebagai tempat wisata. Dari sini, kamu bisa merasakan suasana alam yang begitu unik, yang mana ketika equinox jatuh tiap tanggal 21 Maret dan tanggal 23 September, dimana jarum yang ditempatkan di botol pada titik nol bisa melayang.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar