Fakta Mengejutkan Dari Buah Dan Sayur Yang Sering Kita Konsumsi
Jum'at, 08 September 2017
ok nusantara
Bagikan

Fakta Mengejutkan Dari Buah Dan Sayur Yang Sering Kita Konsumsi

Buah dan sayur merupakan makanan yang memiliki kandungan gizi yang baik bagi tubuh kita. Bahkan, saat ini banyak orang yang mengkonsumsi buah dan sayuran tertentu untuk mengobati berbagai penyakit. Rasanya yang bermacam-macam membuat orang tidak bosan untuk mengonsumsinya. Dibalik khasiat dan kelezatannya, ternyata buah dan sayur yang sering kita konsumsi memiliki fakta-fakta mengejutkan yang jarang sekali diketahui orang-orang.

fakta buah dan sayuran

Tahukah kamu kalau buah dan sayuran tidak selamanya sehat? Seperti kata Perecelsus, bapak taksikologi “Segala sesuatu adalah racun dan tidak ada yang tanpa racun. Hanya dosis yang membuat sesuatu menjadi bukan racun”. Ya, dosis racun yang sangat rendahlah yang membuat sesuatu tidak menjadi racun, termasuk buah dan sayur.

Zat beracun yang sering terdapat dalam buah dan sayur di antaranya patogen, yaitu zat yang menyebabkan alergi, pestisida, dan jamur. Zat-zat beracun tersebut dapat berdampak pada kesehatan kita tentunya. Ada yang reaksinya cepat, seperti muntah-muntah yang diiringi sakit perut yang hebat. Sedangkan reaksi lambatnya tidak menimbulkan hal-hal aneh dan berbahaya setelah mengonsumsinya. Dibutuhkan waktu yang relatif lama sehingga kita tidak menyadari telah mengonsumsi buah dan sayur yang beracun.

fakta buah dan sayuran

Lalu, bagaimana cara mengonsumsi buah dan sayur yang benar agar kita terhindar dari bahaya racun yang tersembunyi didalamnya?

  • Buah-buahan harus dimakan dalam keadaan perut kosong, bukan setelah perut kenyang seperti kebiasaan kita selama ini. Jika dikonsumsi setelah makan, maka buah akan diam di atas makanan karena tidak bisa bergerak ke usus. Hal ini menyebabkan buah mulai membusuk dan menyebabkan penyakit, seperti meningkatnya asam lambung, gangguan pencernaan, kolik, sembelit, gas, dan gangguan penyakit lainnya.
  • Buah-buahan tidak boleh dicampur dengan susu atau biji-bijian, karena makanan lain membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dalam perut.
  • Buah tidak boleh dimasak karena akan menghilangkan enzim yang berguna.
  • Sebelum dikonsumsi, buah dan sayur harus terlebih dahulu dicuci bersih di air yang mengalir untuk menghilangkan kotoran beserta zat-zat berbahaya yang menempel di buah dan sayur tersebut.

Berikut ini beberapa contoh buah dan sayur beserta kandungan zat berbahaya yang ada di dalamnya:

Apel

fakta buah dan sayuran

Mengonsumsi buah apel secara berlebihan dapat beresiko terhadap kerusakan gigi. Hal ini karena buah apel mengandung gula yang sebanding dengan empat sendok teh gula pasir, serta mengandung zat asam yang mampu meningkatkan keasaman mulut.

Durian

fakta buah dan sayuran

Durian memiliki jumlah kalori yang cukup tinggi, sekitar 120-180 kalori setiap 100 gram. Jika dikonsumsi secara berlebihan, misalnya empat buah durian per hari, tubuh kita akan mendapat banyak sekali energi instan 2400-3600 kalori. Bila kita memiliki kelebihan berat badan, menderita tekanan darah tinggi, penyakit jantung, maka kita harus berhati-hati dengan buah satu ini. Wanita hamil pun tidak dianjurkan menginsumsi buah durian.

Jengkol

fakta buah dan sayuran

Sebagian orang ada yang tidak suka dengan buah satu ini karena baunya. Namun, tidak sedikit juga yang sangat menyukainya karena bau dan juga cita rasanya bila sudah di masak. Jika kamu pecandu jengkol, sebaiknya mulai berhati-hati dari sekarang, ya. Dibalik kandungan gizi dan rasanya yang lezat, terdapat bahaya yang tidak boleh diremehkan. Jengkol mengandung asam jengkolat yang dapat menyebebkan keracunan bagi yang mengonsumsinya secara berlebihan, terutama dalam keadaan mentah.

Mentimun

fakta buah dan sayuran

Mentimun biasanya disajikan sebagai lalapan atau dimasak. Manfaat mentimun bagi kesehatan tidak diragukan lagi, karena ia dapat memperbaiki kesehatan kulit, mengobati mata yang bengkak, luka bakar, dan dermatis. Bijinya pun dapat mengobati penyakit cacingan. Namun, dibalik khasiatnya ini mentimun juga memiliki dampak negatif bagi kesehatan. Bila warnanya sudah berubah menjadi kekuningan, ia akan mengeluarkan zat beracun yang berbahaya bagi tubuh. Zat beracun ini berada di sepanjang bagian tengah (isi) mentimun. Maka hindarilah mengonsumsi mentimun yang sudah berubah warnanya menjadi kekuningan, ya!

Kol

fakta buah dan sayuran

Kandungan vitamin A, C, dan E juga kandungan gizi lainnya membuat kol cukup banyak peminatnya. Berbagai penyakit juga dapat diobati oleh sayuran satu ini, seperti penyakit gatal akibat jamur, radang sendi, menghilangkan keluhan prahaid, meningkatkan produksi asi, dan masih banyak lagi. Namun, khasiat-khasiat tersebut akan hilang jika kita mengonsumsi kol secara belebihan, salah satunya adalah akan menimbulkan penyakit gondok

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar