Hal Ini Bisa Menyingkirkan Kebiasaan Hedonisme dalam Diri
Minggu, 12 Agustus 2018
ok nusantara
Bagikan

Hal Ini Bisa Menyingkirkan Kebiasaan Hedonisme dalam Diri

5 Hal Ini Bisa Menyingkirkan Kebiasaan Hedonisme dalam Dirimu

Belakangan ini, istilah hedonisme atau kebiasaan bersenang-senang sedang akrab di telinga. Kaum awam sekalipun telah mampu mencerna kata-kata hedon ini.  Apapun ceritanya, hedon bukanlah hal yang bernilai positif apalagi bagi seseorang yang kurang bisa mengendalikan dirinya. Untuk itu, beberapa tips ini bisa jadi penangkal prilaku hedon bagi orang-orang zaman sekarang.

1. Sadar betul di mana negeri tempat berpijak


Pertama kali yang dilakukan adalah menyadari di mana tinggal dan di mana tempat berdiam diri. Jangan sampai mengadopsi kebiasaan lain sedang kebiasaan itu bisa bepengaruh negatif terhadap hidupmu. Peningkatan kesadaran akan membawamu kearah yang lebih baik.

2. Kesuksesan tidak diperoleh dengan bersenang-senang


Kamu harus paham betul bahwa kesuksesan tidak akan diperoleh dengan cara bersenang-senang. Sebaliknya, kerja keraslah yang akan membantumu meraih kesuksesan yang sesungguhnya. Jika selama ini menganggap bersenang-senang untuk menikmati dunia, maka pikirkanlah bahwa kesenangan itu tidak akan memiliki jangka yang panjang.

Apalagi masa mudamu akan diracuni oleh kegiatan yang hanya mengarah kepada aktivitas bersenang-senang. Maka kamu akan turut terbiasa dan akan merasa kesulitan saat rintangan itu datang menghampiri. Sudah seharusnya kamu membiasakan diri untuk tahan banting terhadap permasalahan dengan tidak menjadi orang-orang yang hedon. Gemar bersenang-senang tidak seharusnya dijadikan kebanggaan. Kebiasaan ini malah bisa menjadi boomerang bagi hidupmu.

3. Memperhatikan orang-orang di sekitar yang kurang beruntung


Tidak semua orang bernasib baik. Jangankan untuk bersenang-senang, untuk makan saja, masih banyak diluar sana yang kesusahan mendapatkannya. Untuk itu, cobalah melihat ke bawah, sehingga kamu akan semakin menemukan alasan untuk bisa memanfaatkan kemampuan bersenang-senangmu untuk bisa menolong mereka. Di lain sisi, bersyukur adalah tindakan yang paling ampuh. Jangan berlebihan dalam menikmati dunia. Tetaplah bisa bermanfaat bagi orang lain dan terus menginspirasi mereka.

4. Paham betul bahwa waktu adalah uang

Ketika banyak waktu yang kamu buang untuk bersenang-senang, maka kamu sudah tidak lagi memegang pepatah “waktu adalah uang”. Dalam hal ini juga mengartikan bahwa kamu bukanlah orang yang menghargai waktu dan otomatis kamu adalah orang yang suka membuang uang. Tentu bukan hal positif. Jadi cernalah baik-baik pepatah ini. Pepatah yang sederhana namun bukan sembarang.

Kamu bisa jadikan sepenggal kalimat ini untuk terus menjadi motivasi agar tidak membuang-buang waktu.  Apalagi waktu bukanlah hal yang bisa diputar balik. Akan banyak kesempatan yang terbuang jika kamu melewatkan satu waktu.  Waktu akan menjadi misteri bagimu. Jadi menghabiskan waktu hanya untuk bersenang-senang bukanlah pilihan yang tepat. Tetap menghargai waktu adalah terobosan baik untukmu yang selama ini hidup hanya untuk bersenang-senang. Yakinlah akan tiba masanya kesulitan itu datang. Jadi bersiaplah.

5. Membuat list kegiatan yang bernilai positif


Sebagai orang yang bijak kamu tentu paham betul bahwa list sangat diperlukan untuk mengatur kegiatanmu. Setidaknya kamu menghindarkan setiap kegiatan yang tidak bermanfaat, terutama kegiatan yang mengandung unsur kesenangan belaka.

Nah, itulah beberapa tips yang bisa kamu terapkan untuk menghilangkan virus-virus hedonisme yang mulai membelenggu maupun sedang membelenggu dirimu. Intinya, tetaplah berjalan pada koridor yang tepat dengan memilih hal-hal yang mengandung manfaat.

Hal ini akan memudahkanmu untuk bisa menghargai diri sendiri. Saat melakukan sesuatu yang positif, tidak ada lagi istilah bagimu melakukan hal yang tidak bermanfaat. Walaupun kamu akan gagal kedepannya. Setidaknya kamu telah berusaha melakukan sesuatu hal yang tujuannya baik. Jadi jangan pernah menyesal untuk melakukan suatu hal yang arahnya positif. Akan banyak orang diluar sana yang akan mendukungmu.

Jangan terlalu mendengarkan cerita orang-orang yang tidak pro denganmu. Mereka adalah orang-orang berharga untuk membuatmu terus semangat untuk maju. Tahulah menyaring mana hal yang baik dan mana hal yang buruk.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar