jabal magnet di pagar alam
Kamis, 30 Maret 2017
ok nusantara
Bagikan

jabal magnet di pagar alam




magnet1.jpg


 Fenomena mirip jabal magnet di Kota Madinah, Arab Saudi mulai banyak membuat penasaran banyak orang. Para wisatawan yang setiap akhir pekan banyak mengunjungi Kota Pagaralam mulai mencoba fenomena tersebut.

“Wah, benar rupanya seperti kata berita selama ini. Tadi saya sempat mencoba memang seperti kejadian di tanah suci,” ujar H Maksum, pelancong dari Palembang.

Beberapa wisatawan lain juga mencoba dengan mobil mereka dan rata-rata merasakan fenomena tersebut. Ada yang terasa sekali, ada yang hanya merasakan sedikit.

Namun, ada juga yang saat mencoba tidak berhasil. Seperti Aan, penduduk setempat, dia belum merasakan keanehan itu.

“Padahal hampir setiap hari saya melintas di jalan ini. Tapi, sampai saat ini belum ada gerakan seperti magnet itu,” ucap dia.

Secara keilmuan ahli fisika lokal mencoba menganalisis. Seperti Wahyu, Pengajar Fisika dan Staf Laboratorium SMP Negeri 5 Kota Pagaralam. Menurut dia, untuk membuktikan apakah di sekitar lokasi mengandung magnet, cukup membawa kompas.


Hasil gambar untuk jabal magnet di pagar alam


“Tapi kompas asli, bukan dari ponsel yang digital. Jika jarum kompak berputar tidak stabil atau berlawanan arah, berarti tanah tersebut memang mengandung magnet yang cukup besar,” kata alumnus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini.

Diberitakan sebelumnya, fenomena Jabal Magnet (gunung magnet) yang memiliki efek keterbalikan gravitasi bumi yang sangat terkenal di kota suci Madinah, Arab Saudi dan menjadi suatu fenomena alam sebagai salah satu tanda kebesaran Allah SWT. Keajaiban ini juga secara tak sengaja ditemukan di Kota Pagaralam, tepatnya tidak jauh dari lokasi Tugu Bunga Kecubung, Kompleks Perkantoran Gunung Gare, sehingga dapat dijadikan daya tarik wisata.

‪Salah seorang penemunya, yakni Kasubag Pemberitaan Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Pagaralam, Hariadi Alfat bersama Staf, Romi dan Itang mengungkapkan, keajaiban efek keterbalikan gravitasi ini secara tidak sengaja ditemukan, saat mobil dinas peliputan Humas dan Protokol sempat mati mesin mendadak, tepat di lokasi jalan yang menurun.

“Kami sangat terheran-heran saja dengan adanya fenomena ini, tentunya sangat mustahil terjadi. Kejadian ini malah sebaliknya kendaraan mobil dapat bergerak menanjak naik maupun mundur mendaki, tanpa mengggunakan bantuan mesin yang hidup, bisa juga tanpa ada pengemudi di dalamnya,” terang Hariadi yang akrab disapa Dodi ini.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pagaralam, Samsul Bahri Burlian mengaku sudah mendengar dan memeriksa sendiri ke lokasi. “Saya sudah coba dan memang ada fenomena itu. Ke depan ini bisa menjadi potensi wisata yang bagus untuk Pagaralam,” ujarnya singkat. KOE


Gambar terkait

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar