Jejak Kaki Raksasa
Jum'at, 19 Mei 2017
ok nusantara
Bagikan

Jejak Kaki Raksasa

Uniknya Jejak Kaki Raksasa di Tapak Tuan Aceh Selatan

Tapak Tuan Aceh Selatan menjadi sebuah destinasi wisata unik dan menarik yang bisa dijumpai di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Keunikan dari tempat ini tidak lain adalah terkait keberadaan sebuah jejak kaki raksasa yang mempunyai lebar 2,5 meter dan panjang 6 meter tersebut.

Keberadaan jejak kaki raksasa di Tapak Tuan Aceh Selatan ini pun banyak menarik perhatian para wisatawan. Terlebih di balik keberadaan jejak kaki raksasa ini juga terdapat cerita rakyat yang menarik. Tidak kalah menariknya dengan kisah Malin Kundang yang berasal dari Ranah Minang.

Para traveler yang berniat untuk menuju ke tempat ini pun harus menempuh perjalanan yang cukup jauh. Terlebih Tapak Tuan Aceh Selatan ini berjarak sekitar 500 kilometer dari kota Banda Aceh. Meski begitu, para wisatawan pun nampaknya tidak keberatan dengan jarak jauhnya tersebut. Terbukti tempat ini ramai dikunjungi wisatawan, dengan jumlah bisa mencapai 1000 orang saat akhir pekan.

Jejak kaki raksasa di Tapak Tuan Aceh Selatan

Jejak kaki raksasa di Tapak Tuan Aceh Selatan

Legenda Tapak Tuan Aceh Selatan

Keberadaan jejak kaki raksasa di Tapak Tuan Aceh Selatan ini berkaitan dengan cerita legenda Tuan Tapa yang secara turun temurun diceritakan oleh masyarakat Aceh. Konon, dulu terdapat seorang pertapa sakti yang dipercaya mempunyai nama Syech Tuan Tapa. Pertapa sakti ini pun kerap menghabiskan waktunya untuk bersemedi mendekatkan diri kepada Tuhan di tempat yang kini disebut dengan nama Gunung Tuan di Tapak Tuan.

Dan saat tengah bersemedi, ternyata ketenangan Tuan Tapa diganggu oleh pertarungan antara sepasang naga dan raja dari sebuah negeri bernama Asralanoka. Pertarungan keduanya terjadi karena memperebutkan seorang bayi yang ditemukan oleh naga di tengah Samudera Hindia.

Pertarungan itu terjadi di atas lautan dan pada akhirnya mengganggu proses semedi Tuan Tapa dan berniat untuk menghentikan pertarungan itu. Tuan Tapa pun kemudian melangkahkan kakinya di sebuah batu karang. Dan jejak kaki itupun hingga kini membekas dan oleh masyarakat setempat disebut dengan nama Tapak Tuan. Pada akhirnya, kedua naga pun tewas di tangan Tuan Tapa.

Tapak Kaki Tuan Tapa

Selain terdapat jejak kaki raksasa, di sekitar lokasi Tapak Tuan Aceh Selatan ini terdapat beberapa batu karang yang mempunyai bentuk unik. Termasuk di antaranya adalah batu karang yang memiliki bentuk mirip topi dan kopiah yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi jejak kaki raksasa.

Makam Tuan Tapa di Tapak Tuan Aceh Selatan

Makam Tuan Tapa di Tapak Tuan Aceh Selatan

Tak hanya itu, ada pula karang berbentuk hati di Desa Batu Itam dan batu berbentuk mirip sisik naga di Desa Batu Merah. Lokasi kedua batu ini berjarak sekitar 5 kilometer dari jejak kaki raksasa. Sementara itu di Pantai Batu Berlayar yang jaraknya sekitar 20 kilometer dari jejak kaki, terdapat batu karang berbentuk layar kapal. Batu-batu ini pun dipercaya merupakan sisa-sisa pertempuan antara naga dengan pasukan Kerajaan Asralanoka.

Cerita legenda ini pun menjadi daya tarik yang sangat menarik bagi para wisatawan. Meskipun kebenarannya bisa dipertanyakan, para wisatawan pun banyak yang tertarik mendengar kisah ini. Terlebih keberadaan kisah rakyat ini merupakan salah satu budaya yang turun temurun dijaga oleh masyarakat Aceh Selatan.

Gambar Tapak Tuan Aceh Selatan

Jejak kaki raksasa Tapak Tuan Aceh Selatan

Jejak kaki raksasa Tapak Tuan Aceh Selatan

Jejak kaki raksasa Tapak Tuan Aceh Selatan

Jejak kaki raksasa Tapak Tuan Aceh Selatan

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar