Jembatan Barelang Batam
Selasa, 25 April 2017
ok nusantara
Bagikan

Jembatan Barelang Batam

Jembatan Barelang Batam, Ikon Pulau Batam dengan Sejuta Pesona

Jembatan Barelang Batam sudah lama dikenal sebagai ikon Batam. Jadi tidak lengkap kalau berkunjung ke Batam tanpa menyaksikan kemegahan jembatan ini. Terlebih pemandangan Jembatan Barelang ini tidak kalah megahnya jika dibandingkan dengan Jembatan Suramadu yang menghubungkan Kota Surabaya dengan Pulau Madura di Jawa Timur.

Jika di Jakarta kita bisa menemui Monas sebagai ikon kotanya, Surabaya dengan patung sura(ikan hiu sura) dan baya(buaya), maka di Batam adalah Jembatan Barelang( Barelang Bridge). Jembatan ini begitu populer di Batam, hingga ketika ke Batam, liburanmu tidak akan terasa lengkap bila tidak mengunjungi jembatan ini.

img-1493116758.jpg

Jembatan ini dalah jembatan yang menghubungkan pulau-pulau yaitu Pulau Batam, Pulau Rempang, Pulai Tonton, Pulau Nipah, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru. Nama Barelang sendiri berarti BAtam, REmpang, GAlang.

Sejarah Pembangunan Jembatan Barelang Batam

Masyarakat setempat sering menyebutnya Jembatan Barelang, ada juga yang menyebutnya Jembatan satu dan Jembatan Habibie. Disebut Habibie karena beliau-lah yang memprakasai pembangunan jembatan supaya dikembangkan menjadi wilayah industri di Kepulauan Riau.

img-1493116776.jpg

Pembangunan Jembatan Barelang ini membutuhkan waktu selama enam tahun, mulai dari tahun 1992 hingga 1998. Pembangunan jembatan ini dilakukan untuk memperluas wilayah kerja Otorita Batam (OB) yang bertindak sebagai regulator wilayah industri di Pulau Batam.

Jembatan Fisabilillah ini membentang sepanjang 642 meter dengan tinggi dua tiang kabel sekitar 118 meter dan tinggi utamanya 350 meter menghubungkan Batam dan Tonton. Kedua, Jembatan Nara Singa adalah jembatan kantilever yang membentang sejauh 420 meter dengan bentang utamanya 160 meter, menghubungkan Pulau Nipah dan Pulau Setokok.

img-1493116790.jpg

Panjang Jembatan Barelang

Jembatan  kebanggan Batam ini terbagi menjadi enam jembatan.  Masing-masing bernama Jembatan Fisabilillah atau jembatan 1, Jembatan Nara singa, Jembatan Raja Ali Haji, Jembatan Sultan Zainal Abidin, Jembatan Tuanku Tambusai dan yang terakhir Jembatan Raja Kecil.

Selanjutnya, Jembatan Raja Ali Haji merupakan jembatan girder yang memiliki panjang 270 meter dengan bentang utamanya 45 meter. Keempat, Jembatan Sultan Zainal Abidin yang memiliki panjang 350 meter yang menghubungkan Pulau Setokok dan Pulau Rempang.

Kelima, Jembatan Tuanku Tambusai memiliki panjang yang sama dengan jembatan keempat, menghubungkan Pulau Rempang dan Galang. Keenam, Jembatan Raja Kecil yang menghubungkan Pulau Galang dan Pulau Galang Baru memiliki panjang 180 meter.

Fakta Penting Jembatan Barelang Batam

  1. Meski Barelang menjadi landmark Pulau Batam lokasinya jauh dari pusat Batam. Kira-kira perjalanan antara jembatan ke Batam Center menempuh jarak 20 km.
  2. Jembatan ini sangat keren untuk melihat keindahan sunset.
  3. Meski dijadikan tujuan utama untuk visit Batam 2010, tidak ada transportasi umum untuk sampai ke jembatan ini. Untuk menuju Barelang menggunakan, motor/taksi dan mobil sewaan.
  4. Ini adalah jembatan yang dibuat oleh ratusan insinyur anak bangsa tanpa campur tangan pihak luar negeri dengan biaya mencapai 400 milyar.
  5. Di jembatan ini sering terjadi kasus bunuh diri.

Tiket Masuk Jembatan Barelang Batam

Untuk bisa menikmati pemandangan Jembatan Barelang disarankan menggunakan bus metrotrans dengan biaya sekitar Rp3.000,00 — Rp5.000,00 dibanding dengan naik taksi dengan biaya mahal. 

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar