Kerupuk Favorit Orang Indonesia
Rabu, 14 Februari 2018
ok nusantara
Bagikan

Kerupuk Favorit Orang Indonesia

9 Jenis Kerupuk Favorit Orang Indonesia

1. Kerupuk putih atau kerupuk uyel

Jenis kerupuk favorit orang Indonesia - Kerupuk uyel

Jenis yang satu ini terbilang paling umum dan sudah banyak diketahui orang. Tapi apakah kamu sudah tahu nama aslinya? Ya, kerupuk uyel dengan bentuk keriting yang melegenda ini banyak dijumpai dari warteg hingga restoran. Biasanya sih, disimpan di dalam toples kaleng yang khas.

Cocok disantap bersama semua jenis hidangan, terutama yang berkuah seperti mie instan, bakso, soto, lontong sayur, dan lainnya.

2. Kerupuk bawang

Jenis kerupuk favorit orang Indonesia - kerupuk bawang

Kerupuk bawang juga termasuk salah satu yang paling mudah ditemukan. Ada yang warnanya putih polos, ada juga yang sekeliling pinggirannya berwarna. Sudah tahu kan?

Nah, kalau kerupuk yang satu ini biasanya kamu temukan saat beli nasi uduk, bubur ayam, gado-gado ataupun lontong sayur. Bentuk kerupuk yang kecil dan pas untuk satu kali lahap ini memang jadi andalan untuk teman makan.

3. Kerupuk udang

Jenis kerupuk favorit orang Indonesia - kerupuk udang

Jenis kerupuk favorit orang Indonesia selanjutnya yaitu kerupuk udang. Bahan adonan kerupuk ini merupakan terbuat dari tepung tapioka, udang, dan beragam bumbu rempah lainnya. Udang yang biasa digunakan adalah jenis udang kecil yang ditumbuk hingga halus.

Kerupuk udang cocok untuk semua jenis makanan. Makan nasi dengan hanya “ditemani” dengan kerupuk udang ini juga sudah nikmat.

Fyi, kerupuk ini tidak hanya terkenal di Indonesia, tapi juga di luar negeri seperti di Jerman dan Belanda. Orang sana mengenal dengan sebutan krabbenchips atau prawn crackers. Nah, ternyata bukan cuma orang Indonesia ya yang gemar makan kerupuk.

4. Kerupuk ikan

Jenis kerupuk favorit orang Indonesia - kerupuk ikan

Kerupuk ikan banyaknya dijual di pusat oleh-oleh. Di pasaran, kebanyakan kerupuk ini dijual dalam keadaan matang, berbeda dengan jenis kerupuk lainnya.

Biasanya ikan yang paling sering digunakan sebagai bahan utama yaitu ikan tenggiri karena rasanya yang nikmat. Tak hanya sebagai makanan pendamping, kerupuk ini juga dinikmat saat dikonsumsi sebagai camilan. Jika sudah mengunyah, dijamin sulit untuk berhenti deh.

5. Kerupuk kulit atau rambak atau jangek

Jenis kerupuk favorit orang Indonesia - kerupuk kulit

Jenis kerupuk favorit orang Indonesia yang satu ini sangat cocok untuk menjadi hidangan pendamping masakan Padang. Kerupuk kulit ini juga biasa dijadikan krecek makanan pendamping gudeg khas Jogja lho. Terbuat dari kulit sapi atau kulit kerbau olahan yang kemudian diberi bumbu rempah hingga melalui berbagai proses perebusan dan pengeringan. Sebelum menjadi kerupuk kulit yang gurih dan bisa dikonsumsi, harus menempuh proses yang lumayan panjang lho.

6. Kerupuk pangsit

Jenis kerupuk favorit orang Indonesia - kerupuk pangsit

Kerupuk jenis ini juga pasti nggak asing kan di telingamu? Yap, kerupuk ini paling sering jadi pendamping bakso atau mie ayam. Rasanya gurih, kriuk, nagih banget. Semangkok bakso akan lebih nikmat jika didampingi kerupuk yang satu ini.

7. Kerupuk kuku macan

Jenis kerupuk favorit orang Indonesia - kerupuk kuku macan

Nama lainnya yaitu kerupuk amplang, amplang sendiri artinya kerupuk ikan. Lalu kenapa disebut kuku macan? Ya karena bentuknya yang menyerupai kuku macan. Ukurannya sebesar ibu jari sehingga sangat pas untuk satu kali suap. Tekstur kerupuk yang satu ini renyah. Bahan utamanya yaitu ikan tenggiri. Banyak dijumpai di Samarinda dan Balikpapan.

8. Kerupuk mie

Jenis kerupuk favorit orang Indonesia - kerupuk mie

Kerupuk yang satu ini paling dikenal oleh kamu yang suka makan asinan atau pecel, warnanya khas kuning menyala. Tak hanya soto dan asinan, kamu bisa menikmati bubur ayam, soto, dan rujak dengan kerupuk ini. Dijamin deh, makanan yang kamu nikmati akan semakin mantap.

9. Emping

Jenis kerupuk favorit orang Indonesia - emping

Nah, kalau jenis kerupuk favorit orang Indonesia yang satu ini berbahan dasar melinjo. Kamu pasti mengenalnya kan? Cara membuatnya sangat mudah, kamu hanya perlu menumbuk atau menggepengkan biji melinjo hingga pipih, kemudian barulah dijemur di bawah sinar matahari. Kalau sudah kering, goreng deh. Mudah bukan?

Emping bukan hanya bisa dibuat dari biji melinjo lho, di Yogyakarta biasanya para pengrajin emping menggunakan bulir jagung sebagai bahan utamanya.

Jika dimakan biasa tanpa campuran, rasanya akan sedikit pahit di lidah. Hal ini menjadi salah satu alasan dari beberapa orang mengapa ia tidak menyukai emping. Padahal, jika kita jadikan hidangan pendamping saat makan soto betawi pasti nikmat banget deh! Bukan hanya itu, kerupuk yang satu ini juga cocok banget untuk mendampingi kamu saat makan bubur ayam, gado-gado, nasi goreng dan ketoprak.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar