Libas Rusia & Jerman, Indonesia akan Menduduki Peringkat Lima Ekonomi Dunia
Rabu, 06 September 2017
ok nusantara
Bagikan

Libas Rusia & Jerman, Indonesia akan Menduduki Peringkat Lima Ekonomi Dunia

Sejumlah negara berkembang diprediksi akan menduduki peringkat teratas sebagai penopang kekuatan ekonomi dunia pada 2030. Data ini berdasarkan publikasi yang diluncurkan oleh PricewaterhouseCoopers (PwC). 

PwC memaparkan bahwa negara berkembang seperti India dan Brasil akan meningkatkan tekanan terhadap dominasi Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

lAporan itu berdasarkan pertumbuhan GDP berdasarkan purchasing power parity (PPP), yang mengacu kepada rasio daya beli berdasarkan nilai mata uang.



Dalam laporan itu tampak bahwa beberapa negera akan naik menjadi kekuatan dunia meskipun dominasi dua negara kuat yakni Tiongkok dan AS masih tampak. 

Bahkan, Indonesia diprediksi akan mencapai peringkat lima atau di atas Rusia, Arab Saudi, Jerman, dan Inggris.

Kenaikan ini karena Indonesia diprediksi akan menjadi jalur alternatif investasi dan perdagangan selain Tiongkok dan India. Indonesia mendapatkan limpahan dari pesatnya pertumbuhan ekonomi di Kawasan Asia. 

Berikut daftar 21 negara itu: 

1. Tiongkok USD38,008 triliun. 
2. Amerika Serikat USD23,475 triliun.
3. India USD19,511 triliun.
4. Jepang USD5,606 triliun. 
5. Indonesia USD5,424 triliun. 
6. Rusia USD4,736 triliun.
7. Jerman USD4,707 triliun. 
8. Brasil USD4,439 triliun. 
9. Meksiko USD3,661 triliun.
10. Inggris USD3,638 triliun. 
11. Prancis USD3,377 triliun.
12. Turki USD2,996 triliun.
13. Arab Saudi USD2,755 triliun. 
14. Korea Selatan USD2,651 triliun.
15. Italia USD2,541 triliun.
16. Iran USD2,354 triliun.
17. Spanyol USD2,159 triliun.
18. Kanada USD2,141 triliun.
19. Mesir USD2,049 triliun.
20. Pakistan USD1,868 triliun.
21. Nigeria USD1,794 triliun.






Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar