Membandingkan Poles Mobil Regular vs Ceramic Coating
Selasa, 18 September 2018
ok nusantara
Bagikan

Membandingkan Poles Mobil Regular vs Ceramic Coating

Membandingkan Poles Mobil Regular vs Ceramic Coating Agar Mobil Tetap Kece

Apa itu poles mobil ceramic coating?

Dikutip dari Auto Bild, ceramic coating adalah suatu lapisan berbahan keramik, yang bisa memberikan proteksi lebih lama pada kendaraan. Metode perawatan baru ini disebutkan membuat cat mobil Anda terlihat lebih awet.

poles mobil

Lain halnya dengan skema poles body mobil reguler, yang hanya diselesaikan dengan polesan wax. Masih disebutkan dalam laman yang sama, ceramic coating punya kelebihan sendiri dengan menghasilkan wetlook yang sangat jauh dibandingkan wax pada umumnya. Tak hanya itu, ceramic coating juga mampu mereduksi oksigen dari pemakaian mobil harian.

Proteksi yang diberikan untuk mobil kamu lewat perawatan ceramic coating pun beragam, mulai dari satu hingga tiga tahun dengan perawatan hanya cuci wax. Perawatan poles mobil ceramic coating ini memungkinkan mobilmu mendapatkan finishing paint protection yang lebih maksimal dibanding poles regular biasa.

Proses ceramic coating tak jauh berbeda dengan poles mobil regular. Hanya, ketika tahapan penyelesaian poles regular tidak dilakukan finishing dengan wax, melaikan dilapisi ceramic coating. Dengan begitu menggantikan peran wax yang selama ini dipakai.

Manfaat dari poles ceramic coating

Untung prosesnya ceramic coating hampir sama dengan poles mobil regular. Hanya saja pada saat selesai poles regular tidak diakhiri atau finishing dengan wax. Melainkan dengan lapisan ceramic coating yang menggantikan peran wax berikut bagaimana proses ceramic coating berlangsung.

Dibandingkan dengan wax pada biasanya, ceramic coating juga dikatakan mampu menutupi baret-baret halus yang terlihat. Oleh karena itu, sebelum proses dijalankan, kondisi cat mobil perlu 100 persen bebas dari debu dan kotoran. Tak hanya itu, body juga harus bebas dari kontaminasi dan cacat yang ada di permukaan cat. Karena apabila tidak demikian, ketika coating dilaksanakan maka noda sulit untuk dihilangkan.

Nah, untuk mengangkat residu obat poles, petugas biasanya menggunakan lap. Dalam proses ceramic coating juga dilaksanakan pengurukan ketebalan cat dengan alat yang dikenal coating thickness tester. Ada juga cairan yang dipakai untuk melakukan poles regular dan ceramic coating.

Jadi, tahap pertama melakukan ceramic coating ialah, mobil dicuci hingga bersih, lalu menggunakan clay bar untuk mengangkat kotoran yang tidak terangkat saat dicuci. Kotoran-kotoran yang diangkat oleh clay bar ini bisa tidak terlihat dengan mata, namun terasa kasar di permukaan cat.

poles mobil

Selanjutnya, multi stage paint correction dilakukan setelah mobil dicuci dan di-clay. Multi stage correction biasa dilakukan oleh professional detailer untuk menghilangkan semua cacat yang ada di permukaan cat dengan menggunakan polish, compound, dan lainnya.

Setelah proses kedua selesai, ceramic coating dilaksanakan. Untuk melaksanakan proses ini, ruang harus steril tertutup dengan suhu udara sekira 21 hingga 23 derajat celcius. Sangat direkomendasikan untuk mendapatkan hasil yang optimal (bebas dari kabut, dan swirl-swirl yang diakibatkan dari teknik lap yang salah begitu meratakan coating).

Untuk pengeringannya, metode ceramic coating menggunakan sinar infra merah untuk proses saat cairan mulai dikenakan kebagian mobil guna mengeringkan cairan ceramic coating. Agar dapat hasil maksimal, total waktu pengerjaan yang diperlukan bisa makan waktu 3 sampai 4 hari tergantung dari kondisi cat mobil.

Itu tadi cara perbandingan merawat mobil dengan metode poles regular dengan ceramic coating. Jadi, kamu pilih mana? Metode perawatan dengan poles regular atau ceramis coating?

Tapi tentunya, yang tak kalah penting ialah untuk selalu menjaga kebersihan mobil untuk memastikan agar penampilan kendaraan  tetap kece.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar