Mulusnya Jalan Poros Selatan Pulau Timor NTT
Jum'at, 24 November 2017
ok nusantara
Bagikan

Mulusnya Jalan Poros Selatan Pulau Timor NTT

Pemerintah pusat terus memberikan perhatian untuk daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) yang selama ini terisolasi akibat sarana prasarana yang belum memadai.

Satu di antaranya adalah jalan poros selatan Pulau Timor. Akses ini dirancang sejauh 210 kilometer yang melintasi dua kabupaten di NTT yakni Timor Tengah Selatan (TTS) dan Kabupaten Malaka.

Jalan strategis nasional itu menghubungkan Batu Putih, Kolbano, Boking (Kabupaten TTS) dan Wanibesak, Besikama, Betun hingga Motamasin (Kabupaten Malaka) yang berbatasan langsung dengan Distrik Suai, Timor Leste.

Ruas jalan ini melewati Pulau Timor Bagian selatan dan menawarkan pemandangan alam yang indah berupa pantai berpasir putih sepanjang jalan.

Jalan Poros Selatan Pulau Timor Bantu Akses Warga 2 Kabupaten di NTT.
Jalan Poros Selatan Pulau Timor Bantu Akses Warga 2 Kabupaten di NTT.(Sigiranus Marutho Bere/Kompas.com)

Sejatinya, kehadiran jalan ini sudah ada sejak dulu, namun tidak diperhatikan karena tidak sering dilintasi pengemudi.

Namun, sejak tahun 2012 saat Kabupaten Malaka terbentuk, jalan ini mulai diperhatikan dan diperbaiki ulang sebagai jalur penghubung Betun (ibu kota Kabupaten Malaka)- Kupang dengan ruas lebih pendek.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) X Kupang NTT Hadrianus Bambang Nurhadi Widihartono mengatakan, jalan itu mulai dibangun sejak Tahun 2012 lalu, dengan berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 179 Tahun 2014, tentang rencana tata ruang kawasan perbatasan negara di Provinsi NTT.

Kondisi saat ini, jalan poros tersebut dalam keadaan mulus beraspal, kendati masih menyisakan sekitar 9,6 kilometer jalan di jalur Kolbano menuju Boking yang belum dikerjakan hingga tuntas akibat keterbatasan anggaran.

Jalan Poros Selatan Pulau Timor Bantu Akses Warga 2 Kabupaten di NTT
Jalan Poros Selatan Pulau Timor Bantu Akses Warga 2 Kabupaten di NTT (Sigiranus Marutho Bere/Kompas.com)

"Selain jalan 9,6 kilometer, di jalur itu harus pula dibangun dua jembatan, sehingga total anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 80 miliar hingga Rp 90 miliar. Saat ini kita sedang berupaya maksimal agar jalan dan jembatan itu bisa segera dikerjakan," kata Bambang kepada KompasProperti di Kupang, Kamis (23/11/2017).

Kehadiran jalan ini, kata Bambang, telah membantu perekonomian warga di Kabupaten Malaka dan juga mendukung pariwisata di selatan Pulau Timor khususnya Pantai Kolbano yang saat ini banyak dikunjungi wisatawan asing maupun lokal.

Bambang menjelaskan, sebelum dibukanya jalur poros selatan Timor itu, warga dari Kupang menuju Malaka maupun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin, harus berputar melewati Soe (ibu kota Kabupaten TTS) dan Kefamenanu (ibu kota Kabupaten Timor Tengah Utara).

Jalan Poros Selatan Pulau Timor Bantu Akses Warga 2 Kabupaten di NTT.
Jalan Poros Selatan Pulau Timor Bantu Akses Warga 2 Kabupaten di NTT. (Sigiranus Marutho Bere/Kompas.com)

"Ketika ada ruas jalan ini, sudah memangkas waktu hingga dua jam dari Kupang menuju Kabupaten Malaka. Ini jelas berkaitan dengan efisiensi waktu dan juga keuntungan secara ekonomi karena transportasi darat sangat mendukung," ucap Bambang.

Dengan adanya jalan poros selatan Timor yang sebagian besar kondisinya sudah mulus, Bambang berharap masyarakat bisa menggunakannya dengan baik untuk peningkatan perekonomian.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar