Oleh-oleh Khas Bandung yang Rasanya Ngeunah Pisan
Selasa, 24 Juli 2018
ok nusantara
Bagikan

Oleh-oleh Khas Bandung yang Rasanya Ngeunah Pisan

14 Oleh-oleh Khas Bandung yang Rasanya Ngeunah Pisan

1. Batagor Kingsley

oleh-oleh khas Bandung

Makanan yang pasti muncul pertama kali di benak kebanyakan orang kalau sudah berurusan dengan oleh-oleh khas Bandung adalah batagor. Yup, makanan yang terbuat dari campuran tepung tapioka, tahu, dan ikan tenggiri ini memang sudah sangat terkenal kelezatannya di Bandung. Camilan gurih dan lezat ini biasanya disajikan dengan cara digoreng terlebih dahulu dan dinikmati dengan siraman bumbu kacang yang pedas lengkap dengan perasan jeruk di dalamnya. Nah, meskipun di Bandung sudah banyak bertebaran warung batagor yang bisa kamu coba, salah satu tempat yang wajib kamu kunjungi adalah Batagor Kingsley yang lokasinya ada di Jalan Veteran No.25, Kebon Pisang, Sumur Bandung.

Tempat ini sudah sangat terkenal, tidak hanya untuk warga Bandung, tapi juga kota lainnya. Alasannya sederhana, karena rasanya ikannya yang khas dan juga sangat gurih. Selain bisa makan di tempat, kamu juga bisa membelinya sebagai oleh-oleh khas Bandung, lho! Kalau berencana membawanya, belilah batagor yang belum digoreng untuk menjaga keawetannya, dan kamu bisa menggorengnya sendiri di rumah nanti.

2. Cireng

oleh-oleh khas Bandung

Oleh-oleh khas Bandung selanjutnya adalah cireng. Hmm, kalau yang satu ini juga pasti kalian sudah tau, kan? Cireng sendiri merupakan singkatan dari aci digoreng. Makanan yang terbuat dari campuran tepung kanji, air, merica, garam, bawang putih, kedelai, dan daun bawang ini paling enak kalau dinikmati menggunakan bumbu rujak pedas atau bisa juga dengan sambal kacang sambil minum teh.

Menariknya, saat ini sudah banyak juga cireng dengan berbagai macam isian, seperti keju, daging ayam, daging sapi, dan sosis. Meskipun saat ini kita sudah bisa menemukan cireng di supermarket, tapi tidak ada salahnya kan kalau membelinya langsung di tempat asalnya sebagai oleh-oleh untuk keluarga?

3. Peuyeum Bandung

oleh-oleh khas Bandung

Makanan selanjutnya yang juga tidak kalah terkenalnya di Bandung adalah peuyeum. Kamu juga pasti sudah sering mendengarnya, kan? Makanan yang menyerupai tape tapi lebih kering ini memang banyak dijual di sana. Bisa dibilang, proses pembuatannya juga cukup mudah, yaitu dengan mengupas serta mencuci bersih singkongnya, kemudian dikukus hingga matang. Setelah matang, singkong ini didinginkan hingga benar-benar dingin, lalu ditaburi ragi dan didiamkan dalam wadah tertutup selama kurang lebih dua sampai tiga hari lamanya.

Teksturnya yang empuk dan rasanya yang manis membuat peuyeum sangat cocok untuk dinikmati saat sore hari sambil minum teh pahit hangat. Makanya, jangan lupa juga untuk membeli peuyeum untuk oleh-oleh nanti, ya!

4. Seblak Bandung

oleh-oleh khas Bandung

Akhir-akhir ini, seblak menjadi makanan yang banyak digemari oleh masyarakat karena rasanya yang unik, gurih, dan juga pedas. Jadi, seblak sendiri merupakan makanan yang terbuat dari kerupuk yang direbus (kerupuk basah), diberi bumbu caba, bawang putih, garam, dan kencur. Tidak lupa juga diberi tambahan aneka sayur, telur, daging ayam, sampai olahan daging sapi. Hingga saat ini, seblak terdiri dari seblak basah dan seblak kering yang bisa kamu nikmati.

Nah, mengingat kalau seblak ini akan kamu bawa sebagai oleh-oleh, ada baiknya untuk membeli yang sudah dikemas, ya. Jadi, kamu hanya tinggal menyeduhnya saja di rumah. Tenang, rasanya tidak kalah enak, kok.

5. Surabi Bandung

oleh-oleh khas Bandung

Kalau jarak kota kamu dengan Kota Bandung tidak terlalu jauh, kamu bisa memilih surabi sebagai alternatif oleh-oleh yang akan kamu beli dari Bandung. Saat ini, sudah banyak surabi yang tersedia dalam berbagai varian topping, mulai dari cokelat, keju, pisang, green tea, dan masih banyak lagi. Untuk mendapatkan surabi ini, kamu bisa mampir ke daerah Jalan Setiabudi, namanya tempatnya adalah Surabi Enhaii.

6. Bolu bakar Tunggal

oleh-oleh khas Bandung

Ini dia yang terbaru dan sedang hits di Bandung. Namanya Bolu Bakar Tunggal. Seperti namanya, makanan ini berbeda dari roti bakar, karena jenis roti yang digunakan adalah jenis bolu. Ada dua pilihan yang bisa dicoba oleh pengunjung, yaitu bolu bakar manis dan asin yang dijual dengan harga mulai dari Rp20.000 – Rp35.000 saja per porsinya. Beberapa pilihan bolu bakar manis diantaranya adalah, cokelat, keju, kopi, wijen, kacang, nanas, roombutter, kopi wijen, strawberry, dan kelapa susu. Sedangkan untuk yang asin ada tuna, tuna pedas, dan keju spesial tuna pedas. Kalau kamu mau yang mana nih, ShopBackers?

Kalau kamu tertarik untuk membelinya, lokasinya ada di kawasan Sudirman, Bandung. Pertama-tama, tentukan rasa bolu bakar yang kamu inginkan, lalu sang pelayan akan mulai memroses bolu bakarnya. Sebelum dibakar, bolu akan dipotong melintang kemudian dioles menggunakan mentega agar tidak gosong. Setelah dioles, mereka akan memberikan isian yang kamu inginkan. Meskipun makanan ini akan lebih nikmat jika dimakan saat hangat, tapi tidak ada salahnya juga kok untuk membawa pulang sebagai oleh-oleh khas Bandung.

7. Pisang bolen Kartika Sari

oleh-oleh khas Bandung

Hmm, kalau yang satu ini sih pasti kamu juga sudah sering mencicipinya, kan? Yup, dialah pisang bolen dengan isian potongan keju di dalamnya. Makanan yang satu ini memang selalu menjadi pilihan oleh-oleh kebanyakan orang saat berkunjung ke Bandung. Rekomendasi pisang bolen enak di Bandung adalah Kartika Sari.

8. Tahu susu Lembang

oleh-oleh khas Bandung

Mau beli oleh-oleh untuk mama, nenek, atau tante di rumah? Bisa juga dengan membeli tahu susu Lembang yang terkenal dengan teksturnya yang lembut dan kenyal ini. Kamu bisa menikmatinya dengan cara digoreng dan dimakan pakai sambal kecap atau hanya dengan cabe rawit di rumah. Tahu susu Lembang ini lokasinya hanya ada satu, yaitu di Jalan Raya Lembang No.177, Jayagiri, Lembang, Bandung.

9. Basreng asin dan pedas

oleh-oleh khas Bandung

Camilan lainnya yang bisa kamu bawa pulang sebagai oleh-oleh adalah basreng atau baso goreng. Makanan ini biasanya dinikmati saat iseng atau sedang kumpul bersama teman, atau hanya sekedar menemani kamu nonton film di rumah. Selain gurih dan renyah, basreng juga tersedia dengan rasa pedas. Cocok nih buat yang suka pedas, kan?

10. Gepuk daging sapi

oleh-oleh khas Bandung

Buat kamu yang belum tahu apa itu gepuk, makanan ini terbuat dari daging sapi yang diiris dan direbus hingga setengah matang, kemudian ditumbuk atau digeprek hingga lembut. Setelah itu, daging direndam bumbu dan santan, kemudian merebusnya kembali hingga meresap. Jika sudah meresap, daging diangkat dan digoreng dengan menggunakan sedikit minyak. Makanan ini biasanya akan lebih nikmat jika dinikmati dengan nasi hangat dan juga sambal bawang. Yummy!

11. Keripik moring

oleh-oleh khas Bandung

Hampir sama dengan basreng, moring atau cimol kering juga sangat cocok untuk kamu bawa sebagai oleh-oleh khas dari Bandung. Moring ini sendiri tersedia dalam dua varian rasa, yaitu pedas dan asin. Biasanya, moring dinikmati sebagai pelengkap makanan berkuah seperti mie dan bakso. Tapi, kamu juga bisa menikmati moring dengan nasi hangat, lho!

12. Wajit Cililin

oleh-oleh khas Bandung

Kalau Jakarta punya dodol betawi, Bandung juga memiliki camilan khasnya yang mirip dengan dodol, yaitu wajit. Makanan ini juga terbuat dari campuran beras ketan, gula merah, dan kelapa yang dimasak, sehingga memiliki rasa manis dan teksturnya yang lengket. Jika dodol biasanya dibungkus dengan plastik, berbeda dengan wajit yang dibungkus dengan lebih unik, yaitu menggunakan kulit jagung.

Dinamakan wajit cililin karena asalnya dari daerah Cililin, Jawa Barat. Tapi, kamu juga bisa menemukannya di kawasan Bandung, lho. So, jangan lupa beli ini untuk dibawa pulang, ya.

13. Brownies panggang dan kukus Amanda

oleh-oleh khas Bandung

Tidak hanya pisang bolen, kamu juga bisa membeli brownies Amanda untuk dijadikan sebagai oleh-oleh khas Bandung. Rasa manis dari cokelat yang sangat terasa membuat brownies ini banyak diminati oleh wisatawan. Selain itu, kamu juga bisa memilih mau brownies kukus atau panggang yang ada di sini. Menarik, kan?

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar