Protes Uji Coba Nuklir, Meksiko Usir Dubes Korea Utara
Sabtu, 09 September 2017
ok nusantara
Bagikan

Protes Uji Coba Nuklir, Meksiko Usir Dubes Korea Utara

Pemerintah Meksiko telah mengumumkan duta besar  korea utara untuk negara itu sebagai 'persona non-grata persona', sebagai protes atas uji coba nuklir di negara pimpinan Kim Jong-un tersebut.

Ini adalah langkah yang luar biasa dari Meksiko yang tampaknya dianggap mendukung kebijakan Washington.

Kim Hyong Gil telah menjabat sebagai duta besar Korea Utara untuk Meksiko sejak Juni tahun lalu.


Kementerian Luar Negeri Meksiko mengatakan bahwa pihaknya memberi Kim waktu 72 jam untuk meninggalkan negara tersebut dalam upaya untuk menyatakan "penolakan mutlak" aktivitas nuklir Korut baru-baru ini, yang digambarkan sebagai ancaman serius bagi dunia.


"Kegiatan nuklir Korea Utara merupakan risiko serius bagi kesejahteraan dan keamanan internasional dan semakin mengancam negara-negara di kawasan ini, termasuk sekutu Meksiko seperti Jepang dan Korea Selatan," kata pemerintah Meksiko.

Langkah Meksiko dipicu gelombang kecaman internasional terhadap Korea Utara setelah terus meluncurkan rudal beberapa minggu yang lalu, termasuk tes nuklir baru-baru ini.

Meski begitu, seorang pejabat di kementerian luar negeri mengatakan bahwa pemerintah Presiden Enrique Pena Nieto tidak memutuskan hubungan diplomatik dengan Korea Utara.

Meksiko secara tradisional menolak untuk terlibat dalam perselisihan diplomatik, tetapi dalam beberapa bulan terakhir ini telah vokal untuk mengkritik pemerintah Venezuela dan Korea Utara.


Meskipun ada ketegangan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengancam akan mengakhiri Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA), Meksiko terus mendukungnya secara diplomatis yang melibatkan isu-isu yang tidak memiliki dampak besar pada politik.

Kisruh besar diplomatik antara Meksiko dan Korea Utara terjadi pada 2014, setelah kapal milik milik Pyongyang, Mu Du Bong kandas di terumbu karang di dekat pelabuhan Tuxpan di Meksiko pada Juli.

Setelah kapal tersebut diperiksa terungkap bahwa itu merupakan wadah untuk menyelundupkan senjata korea utara . Pemerintah Meksiko kemudian menyitanya dan mendeportasi awak kapal, sehingga mengakibatkan protes keras dari Pyongyang.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar