Review Honor 8X: Mid-range Smartphone yang Cukup Menjanjikan
Rabu, 14 November 2018
ok nusantara
Bagikan

Review Honor 8X: Mid-range Smartphone yang Cukup Menjanjikan

Menurut James Yang, Presiden Honor Indonesia saat peluncuran honor X8. Brand awarenessHonor telah meningkat signifikan dari 20 persen menjadi 43 persen sejak resmi masuk ke Indonesia pada bulan April.

Honor juga menargetkan masuk dalam tiga besar di pasar smartphone Indonesia dalam 3 tahun dan menjadi nomor satu dalam lima tahun ke depan. Sebagai informasi, saat ini induk perusahaan Honor yakni Huawei merupakan vendor smartphone nomor dua di dunia.

Jadi pendapat saya, bila mereka (Huawei dan Honor) terus berinovasi dan memberikan fitur-fitur yang diinginkan konsumen – ambisi Honor untuk menjadi nomor satu mungkin bisa terwujud.

Cukup pembukaannya, di artikel ini saya akan me-review Honor 8X. Midrange smartphone yang awalnya saya anggap nyaris sempurna. Bagaimana ending-nya? Simak review Honor 8X sampai tuntas.

Paket Penjualan Honor 8X

Honor 8X dibanderol Rp3.999.000 di Indonesia dan unit Honor 8X yang saya review bernama blue – berikut isi dari paket penjualannya:

  • Unit Honor 8X
  • Adapter charging (5V/2A)
  • Kabel data micro USB
  • Earphone
  • Silicon case
  • SIM ejector
  • Buku panduan dan garansi

Desain Honor 8X

review-honor-8x

Sebelum membandingkan Honor 8X dengan para kompetitor di kelasnya, saya akan comparedengan kerabat dekatnya lebih dulu yaitu Huawei Nova 3i. Kedua smartphone ini punya fitur dan spesifikasi yang mirip-mirip, yang berbeda hanyalah eksteriornya saja.

Bagian muka misalnya, sama-sama mengusung desain FullView Display 2.0 dengan notch dan bingkai logam di sekelilingnya. Namun notch Honor 8X lebih minim, sementara punya Nova 3i sedikit lebih besar lantaran memuat dua kamera depan.

Selain itu ukuran layar Honor 8X sedikit lebih besar yaitu 6,5 inci, sedangkan Nova 3i 6,3 inci. Satu lagi, dagu Honor 8X sedikit lebih tipis – hanya 4,25mm.

review-honor-8x

Berbalik ke belakang, beruntung Honor 8X tampil berbeda dengan Nova 3i – karena kalau tampil sama pasti bakal terlihat membosankan. Honor 8X menggunakan material polycarbonate berlapis kaca dengan finishing glossy dan memiliki dual-textured yang menimbulkan efek bercahaya jika terpapar sinar.

Di sana juga terdapat setup dual camera dan LED flash yang berjejer secara vertikal dengan keterangan AI Camera. Serta, area pemindai sidik jari tidak jauh di bawahnya dan logo Honor.

Kemudian, tombol power dan volume terletak di sebelah kanan. Sedangkan, SIM tray berada di sisi sebrang. Mikrofon kedua di sisi atas, sementara jack audio 3.5mm, mikrofon utama, portmicro USB, dan speaker tersemat di sisi bawah.

Ya, di harganya yang mencapai Rp4 juta kurang seribu, cukup disayangkan port yang digunakan bukanlah USB Type-C – melainkan versi lawas micro USB.

FullView Display 2.0 

review-honor-8x

Bentang layar 6,5 inci memakai panel IPS dalam aspek rasio 19.5:9. Disokong resolusi Full HD+ (1080×2340 piksel) dengan tingkat kerapatan 396 ppi.

Namun secara default, fitur “smart resolution” aktif untuk menghemat konsumsi daya. Di mana layar akan secara otomatis beralih antara resolusi HD+ dan FHD+ secara dinamis berdasarkan aplikasi dan konten yang dimuat.

Ada pula opsi color mode dan temperaturedefault-nya berada di mode vivid – di mana kontras dan ketajaman gambar ditingkatkan. Kemudian color temperature bisa disesuaikan agar tampilan lebih hangat, dingin, atau bisa diatur suka-suka.

Guna memaksimalkan layar lapangnya, Honor 8X menyediakan opsi view modetext size, dan text style untuk memperbesar atau memperkecil tampilan konten yang disajikan dan mengubah font sesuai selera.

Notch di Honor 8X juga bisa disamarkan, tetapi akan terlihat aneh. Kemudian ada fitur eye comfort yang telah disertifikasi TuV Rheinland untuk mengurangi radiasi warna biru dari layar dan bisa diredupkan hingga 2 nits, sedangkan tingkat kecerahan maksimalnya mencapai 470 nits.

Antarmuka EMUI 8.2

review-honor-8x

Honor 8X menjalankan Android 8.1 Oreo dengan skin EMUI 8.2 yang cukup fungsional. Default-nya launcher yang dikenakan menggunakan tampilan satu lapis dan terdapat Google feed yang terletak di sebelah kiri layar utama homescreen Anda.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar