Sebab Smartphone Lemot Dan Cara Mengatasinya
Rabu, 10 Januari 2018
ok nusantara
Bagikan

Sebab Smartphone Lemot Dan Cara Mengatasinya

4 Penyebab spesifik smartphone lemot dan cara mengatasinya


1. Pembaruan OS

Ketika Anda pertama kali membeli smartphone Anda, smartphone tersebut datang dengan OS yang spesifik rilis di tahun Anda membelinya. Spesifikasi OS tersebut tentu mencocokkan dengan spesifikasi hardware yang ada di perangkat di tahun tersebut.

Dalam beberapa tahun atau bahkan cuma dalam hitungan bulan, spesifikasi hardware makin lama makin berkembang pesat. Banyak fitur yang ditambah di Android maupun iOS. Hal ini membuat perangkat lama, akan makin tertinggal. Gejalanya? Tentu perlambatan atau lebih mudah kita sebut lemot.

img-1515549456.jpg

Tentu jika Anda punya gadget keluaran tahun 2014 dan kini mendapat pembaruan Adroid Oreo, kecuali jika smartphone Anda flagship, gadget Anda akan kewalahan.

Selain itu, tak ada yang bisa dilakukan. Paling mudah, hindari update mayor seperti update dari Marshmallow ke Nougat. Update-lah secara minor seperti Android 7.0 ke 7.1 saja.

2. Update aplikasi

Aplikasi yang bertengger di smartphone kita seringkali memakan RAM dan CPU, terlebih lagi berbagai aplikasi memang mengikuti zaman juga. Dengan kata lain, fitur ditambah dan tampilan membaik dari tahun ke tahun. Dengan masalah yang sama dengan poin pertama, hal ini akan membuat smartphone lemot.

img-1515549472.jpg

Katakanlah jika Anda memiliki smartphone keluaran 2013, dan saat ini Anda memasang aplikasi Instagram yang sudah memiliki banyak fitur. Tentu aplikasi Instagram akan lebih banyak crash. Hal ini berkontribusi membua smartphone Anda melemot secara keseluruhan.

3. Aplikasi background

Salah satu alasan lain yang membuat smartphone Anda terasa lemot adalah banyaknya aplikasi yang terpasang di perangkat Anda ketika pertama kali membeli. Jika Anda masih awam dengan hal ini, Anda akan terkejut ketika membuka daftar aplikasi yang telah diunduh. Anda hanya merasa mengunduh 10 aplikasi, namun ada hingga 50 aplikasi di dalam smartphone Anda.

Masalah terbesar dari hal ini adalah aplikasi ini seringkali berjalan di latar belakang, meski Anda tak menggunakannya. Contohnya adalah email yang selalu memeriksa apakah ada email baru, sama halnya dengan aplikasi jejaring sosial, hingga hal yang Anda anggap remeh seperti live walpaper atau home screen widget.

img-1515549488.jpg

Makin banyak aplikasi semacam ini, makin banyak CPU dan RAM yang termakan. Hal ini akan membuat smartphone melemot.

Anda bisa mencegahnya dengan menguninstall berbagai aplikasi yang tak terpakai, disable aplikasi bawaan yang tak digunakakan, serta gunakan wallpaper statis.

4. Degradasi memori

Semua smartphone dan tablet berjalan di flash memory, yang merupakan salah satu tipe storage. Salah satu yang paling umum digunakan adalah NAND, yang murah dan cepat. NAND memiliki kekurangan, yakni mudah terdampaknya performa.

Memori NAND akan mudah melemot ketika makin terisi. Hal ini secara sederhana bisa dijelaskan bahwa NAND butuh "ruang kosong" untuk melakukan data-writing dengan maksimal.

img-1515549502.jpg

Selain itu, NAND akan makin terdegradasi seiring waktu. Berbagai tipe memiliki siklus performa yang terbatas di tiap sel memorinya. Ketika batasan ini tercapai, sel akan rusak dan mempengaruhi performa. Hal ini tak bisa dihindari karena perangkat seperti smartphone berjalan dengan memori ini tiap detiknya.

Cara untuk mengatasi hal ini cukup mudah, yakni mengisi paling penuh 75 persen dari keseluruhan storage smartphone Anda.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar