Taman Sungai Mudal
Minggu, 02 April 2017
ok nusantara
Bagikan

Taman Sungai Mudal

Taman Sungai Mudal, Wisata Sungai Penuh Keasyikan

Taman Sungai Mudal merupakan sebuah wisata air yang menawarkan pesona keindahan air terjun, sungai, dan lanskap pegunungan yang memukau. Uniknya, sumber air sungai berasal dari mata air yang muncul dari sungai bawah tanah. Sudah pasti airnya tampak begitu bening dan bebas dari segala bentuk pencemaran. Taman semakin lengkap dan indah karena ada tambahan sarana jembatan bambu, outbond, gardu pandang, kamar mandi, warung makan, dll.

Asal Mula dan Sejarah Penamaan Taman Sungai Mudal

taman sungai mudal

Mudal adalah bahasa Jawa yang berarti muncul atau memancar. Hal ini karena sumber air sungai ini berasal dari sebuah mata air yang muncul dari kedalaman sebuah goa di kawasan Girimulyo. Sumber air ini tak pernah kering walau pada musim kemarau sehingga bisa mencukupi kebutuhan air bersih untuk masyarakat sekitar sepanjang tahun.

Taman Sungai Mudal yang mengalir ini juga menjadi sumber air destinasi air lainnya seperti Air Terjun Kembang Soka dan Air Terjun Kedung Pedut. Kedua destinasi tersebut terletak lebih rendah dibandingkan dengan taman ini. Kedua destinasi tersebut juga tak kalah menariknya.

Taman Sungai Mudal terletak di Pedukuhan Banyunganti, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kulonprogo, Yogyakarta. Destinasi air yang berada di sisi barat Kota Yogyakarta dan berada di deretan perbukitan Menoreh. Sudah pasti daerah ini berhawa sejuk dan menyegarkan serta jauh dari keramaian hiruk pikuk kota.

Rute Menuju Taman Sungai Mudal

taman sungai mudal kulonprogo

Dari Kota Yogyakarta, ambil Jalan Godean. Ikuti terus jalan ini hingga Pasar Godean. Lanjutkan terus sampai melewati Jembatan Sungai Progo. Temukan pertigaan, lalu belok ke kanan yang menuju arah Goa Kiskendo. Ikuti jalan ini sampai di Goa Kiskendo. Temukan pertigaan Goa Kiskendo, ambil yang lurus hingga sampai ke pertigaan hutan pinus, ambil jalan yang ke kiri menuju arah Kokap. Ikuti papan petunjuk yang ke arah Taman Sungai Mudal.

Daya Tarik Wisata Taman Sungai Mudal

taman sungai mudal yogyakarta

Daya tarik wisata utama Taman Sungai Mudal tentu keunikan sungai beserta bentang alam sekitarnya. Walau pembangunannya hasil swadaya masyarakat sekitar, tapi pengelolaannya sudah professional. Maklum, Desa Jatimulyo adalah Desa Wisata di Yogyakarta yang mendapat predikat terbaik ke-3 se-Yogyakarta.

Sejarah pembangunan wisata ini menarik disimak karena berawal dari pembersihan kawasan aliran sungai yang terbengkalai. Dulunya tepian Sungai Mudal penuh semak belukar, setelah dibersihkan sepanjang kurang lebih 600 meter, pelan tapi pasti berangsur-angsur jadai taman indah yang layak didatangi oleh wisatawan. Orang-orang pun antusias datang berkunjung karena keindahan dan keunikannya. Apalagi bisa didatangi setiap saat, walau pada musim kemarau sekalipun.

Kolam alami yang terbentuk di Taman Sungai Mudal berair jernih dan menyegarkan. Pengunjunga bisa leluasa berendam, bermain air, dan berenang. Kolam alami ini semakin cantik dengan bendungan sungai sebagai sajian pembuka. Dipercantik dengan beragam jenis tanaman bunga seperti anggrek dan bunga. Pokdarwis taman membuat program Trees of Hope.

Program ini membuat gerakan titip tanam sebagai usaha pelestarian lingkungan di sekitar Taman Sungai Mudal. Jadi, program ini melibatkan pengunjung itu sendiri. Tak hanya menikmati kecantikan taman juga turut serta dalam pelestariannya.

Bambu Artistik Taman Sungai Mudal

taman sungai mudal indonesia

Pengunjung bisa berkesmpatan melewati jembatan sungai yang terbuat dari bahan bambu. Jembatan bambu artistic ini dibangun di atas bendungan untuk bisa sampai ke sisi tepian kolam lain yang lapang. Di sini, kita bisa duduk bersantai di dalam gazebo-gazebo artistic atau menggelar tikar sambil bercengkerama dengan teman-teman atau anggota keluarga lainnya.

Di sisi tempat lapang dari Taman Sungai Mudal juga disediakan tempat berkemah. Tempat berkemah berlatar belakang tebing-tebing batu Gunung Kelir yang mirip layar dalam pertunjukkan wayang kulit. Gunung Kelir ini juga tak kalah uniknya denganpoint of interestlainnya.

Selain Gunung Kelir, terkadang taman ini didatangi oleh sekawanan kera ekor panjang. Habitat mereka dari perbukitan Menoreh, lalu turun untuk mencari makanan di kawasan Taman Sungai Mudal. Hewan-hewan ini menambah daya tarik wisata taman ini.

img-1491124390.jpg

Jangan lupa tapaki jembatan bambu kecil yang mengubungkan beberapa kolam alami yang posisinya lebih rendah. Sensasi berwisata di Taman Sungai Mudal akan lebih terasa pada musim penghujan dibandingkan dengan musim kemarau. Hal ini karena pada musim penghujan, debit air terjun Mudal melimpah dan deras sehingga bisa melakukan rappelling dan water canyoning.

Pengelolaan Taman Sungai Mudal ditangani oleh pokdarwis Pedukuhan Banyunganti. Bila pengunjung akan melakukan kegiatan camping, rappelling, dan water canyoning, dapat menghubungi pengelola taman, yaitu Bapak Rudi dengan nomor telepon 085740994999.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar