TANAMAN HIAS BUNGA LAVENDER
Jum'at, 09 Juni 2017
ok nusantara
Bagikan

TANAMAN HIAS BUNGA LAVENDER


 
pri_1455698155.jpg
 
Tanaman Lavender atau disebut juga Lavandula angustifolia, merupakan tanaman dengan habitat asli dari wilayah Afrika Utara, Mediterania hingga daerah Perancis Selatan. Tanaman lavender ini sudah sangat dikenal memiliki aroma bunga yang harum, dimana banyak digunakan sebagai essence parfum dan pengusir nyamuk, minyaknya dapat digunakan untuk terapi relaksasi dan pijat urut, serta digunakan sebagai bumbu masak. Tanaman Lavender sebenarnya dapat tumbuh di Indonesia karena beberapa varian tanaman ini cocok hidup di iklim tropis. Namun tetap saja memerlukan suatu penanganan khusus agar tanaman lavender ini bisa tumbuh berkembang hingga menjadi dewasa. Habitat tanaman lavender ini hidup di ketinggian 600 – 1300 m di atas permukaan laut. Tanaman lavender ini suka sekali dengan kondisi dingin namun kering. 

bunga_lavender.jpg

Kebanyakan beberapa masalah atau tantangan bagi para penghobies tanaman hias adalah bagaimana cara menyemai tanaman lavender ini. Kemudian kalau sudah bisa tumbuh, tantangan berikutnya adalah melawan kelembaban iklim tropis yang tidak disukai tanaman lavender. Yang terakhir adalah tantangan bagaimana membuat tanaman lavender tersebut berbunga. 

Langkah pertama kita adalah penyemaian biji tanaman lavender. Untuk beberapa varian Lavender, langkah pertama yang perlu kita lakukan adalah cold stratification terlebih dahulu selama 4 – 6 minggu, namun beberapa varian lainnya bisa langsung disemai saja bijinya di atas media. Berdasarkan pengalaman para penghobies, yang paling mudah adalah dengan mencampurkan perlite – vermiculite 1 : 1 untuk penyemaian. Biji tanaman lavender akan berkecambah sekitar 2 sampai 4 minggu kemudian menjadi seedling. 

lavender-hyssop-500x500.jpg

Untuk langkah selanjutnya adalah menjaga agar tanaman lavender tersebut tumbuh hingga muncul 4 daun. Meskipun lebih baik disemai di tempat yang teduh, perlu diperhatikan agar seedling tersebut tumbuh normal. Tanaman lavender ini mudah mengalami etiolasi apabila disemai di tempat yang teduh, namun beresiko apabila ditempatkan di tempat yang terlalu banyak kena paparan sinar matahari. Ketika terlihat gejala etiolasi, tanaman lavender harus segera kita pindahkan ke tempat yang lebih terang. 

merawat-bunga-lavender.jpg
 
Apabila tanaman lavender sudah muncul 4 daun, sebaiknya segera kita pindahkan ke pot individu. Dari pengalaman-pengalaman para penghobies bunga, pot individu yang dimaksud adalah pot dengan media tanam yang porous karena tanaman ini tidak suka media tanam yang lembab ketika beranjak dewasa. Media tanam yang dimaksud, adalah media tanam seperti yang digunakan untuk tanaman kaktus atau tanaman sukulen. Setelah tumbuh dewasa tanaman lavender akan berbunga, bunganya yang indah dan aroma bunganya yang harum merupakan ciri khas tersendiri dari tanaman lavender ini. Dengan ciri khasnya tersebut, membuat banyak para penghobies bunga menyukai dan tertarik untuk menjadikan tanaman lavender ini sebagai tanaman hias di luar ataupun di dalam rumahnya. 

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar