Usaha Tambal Ban
Rabu, 15 Maret 2017
ok nusantara
Bagikan

Usaha Tambal Ban

Memulai usaha tambal ban secara garis besar kita membutuhkan persiapan diantaranya adalah :
  • Ketrampilan Menambal Ban
  • Tempat Usaha
  • Peralatan
Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang bagaimana memulai usaha tambal ban, mari kita bicarakan terlebih dahulu tentang tujuan membuka usaha tambal ban.


IMG_20150903_133551.jpg

Seperti usaha-usaha yang lain, tujuan kita membuka usaha adalah sebagai sumber penghasilan, untuk memenuhi kebutuhan, betul...?

Nah sampai disini sudah jelas bahawa tujuan membuka usaha, apapun itu usahanya, yang jelas tujuannya adalah sama, yaitu mencari keuntungan untuk penghasilan.

Lalu bagaimana kita bisa mencapai tujuan tersebut, dalam hal ini adalah bagaimana kita membuka usaha tambal ban, sehingga usaha tersebut dapat berkembang, berjalan dengan lancar dan akhirnya bisa memberikan penghasilan untuk kita.

Secara sederhana, untuk mencapai tujuan membuka usaha tambal ban, jelas kita harus memiliki pelanggan, nah itu dia pokok bahasan kita pada kesempatan kali ini, yaitu bagaimana membuka usaha tambal ban, sekaligus dapat memuaskan konsumen dan akhirnya menjadi pelanggan tetap di bengkel kita.

Dari pengalaman pribadi, saya memiliki pelanggan yang cukup setia, padahal kalo dipikir-pikir jarak rumahnya cukup jauh dengan bengkel saya, dan melewati beberapa bengkel tambal ban, saat ban kendaraannya bocor, dia pasti ke bengkel saya.

Bahkah pernah ban sepeda motornya bocor dirumah, sambil membawa pompa, dia membawa sepada motor tersebut ke bengkel saya. Jadi apa sajakah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk membuka usaha tambal ban, agar usaha yang kita buka bisa memiliki banyak pelanggan.

1. Ketrampilan Menambal Ban

Meski ada yang mengatakan bahwa usaha tambal ban adalah usaha yang cukup mudah dilakukan, karena tidak memerlukan keahlian khusus, namun tidak semuanya benar.

Ada baiknya juga, apabila kita memiliki keahlian khusus selain tambal ban, karena hal tersebut nantinya bisa dijadikan sebagai salah satu usaha sampingan, misalnya keahlian service motor ringan, stel velg, stel rem, atau keahlian lainnya.

Memang sich, jika kita fokus untuk membuka usaha tambal ban, meski tidak memiliki keahlian khusus tersebut, kita masih bisa menjalankan usaha ini, namun perlu diketahui bahwa membuka usaha tambal ban salah satu syaratnya adalah memiliki ketrampilan menambal ban.

Artinya kita harus terampil melakukannya, karena hal ini akan berpengaruh terhadap penilaian dari pelanggan. Jika kita terlihat seperti orang yang baru belajar, tentu para pelanggan akan merasa ragu, dan biasanya akan enggan untuk kembali lagi, apabila suatu saat nanti ban kendaraan mereka bocor kembali.

Jika anda  berniat membuka usaha tambal ban, saran saya sebelum anda memutuskan untuk membuka usaha ini, sebaiknya anda belajar terlebih dahulu kepada tukang tambal ban didaerah anda.

Setidaknya hingga anda bisa menguasai hal-hal dasar seperti membuka ban sepada motor, atau mobil, dan bisa melakukannya dengan lancar.

Jangan sampai saat anda nanti sudah memulai usaha ini, anda terlihat seperti orang yang baru belajar menambal ban didepan pelanggan.

Anda bisa bermain ke bengkel tambal ban terdekat, mintalah untu diajari bagaimana cara membuka ban dengan benar, bagaimana menambal ban yang baik, agar bisa awet dan tahan lama.

Selain minta diajari, sering-seringlah mencoba melakukan hal tersebut agar menjadi terampil dan terbiasa.

2. Menentukan Tempat Usaha Yang Cocok Dan Strategis

Persiapan kedua memulai usaha tambal ban adalah memilih lokasi atau tempat usaha.

Tempat usaha sangat penting dan pengaruhnya juga sangat besar terhadap kelangsungan usaha tersebut. Karena konsumen atau pelanggan dari usaha tambal ban adalah para pengguna kendaraan, entah itu sepada motor ataupun mobil.

Maka lokasi atau tempat usaha yang paling tepat untuk membuka tambal ban adalah berada di pinggir jalan raya atau setidaknya di pinggir jalan yang banyak dilalui kendaraan.

Selain itu perlu juga diperhatikan kenyamanan dari tempat usaha tersebut, apabila usaha tambal yang kita buka juga melayani jasa tambal ban mobil, maka lokasi tersebut paling tidak memiliki tempat untuk parkir bagi mobil yang ingin menambal ban.

Karena sering kali para pengguna mobil akan enggan untuk menambal ban apabila tidak ada tempat parkirnya, atau sulit untuk parkir.

Disamping tempat parkir, kita harus juga menyediakan fasilitas lainnya untuk mendukung usaha tersebut, sekaligus membiri kenyamanan kepada pelanggan saat menunggu ban kendaraannya ditambal.

Misalnya sediakan tempat menunggu yang nyaman, bersih, ada tempat duduknya, bisa untuk berteduh saat panas maupun saat hujan.

Bisa juga sediakan sarana hiburan, misalnya koran atau majalah untuk bacaan sambil menunggu, catur, tv, atau musik dan lain sebagainya.

3. Menyiapkan Peralatan Tambal Ban

Setelah menemukan tempat atau lokasi yang tepat untuk membuka usaha tambal ban, berikutnya adalah menyediakan semua peralatan atau perlengkapan yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha tambal ban.

Mengenai perlengkapan apa saja yang di perlukan dalam usaha tambal ban, semuanya telah saya bahas pada postingan sebelumnya silahkan anda baca di Perlengkapan Tambal Ban.

Sedangkan untuk peralatan lain, untuk mendukung usaha tambal ban bisa disediakan atau dilengkapi setelah usaha tambal ban anda, berkembang dan berjalan.

Tips Menjalankan Usaha Tambal Ban

Menjalankan usaha tambal ban agar bisa mendapatkan banyak pelanggan, dan memiliki pelanggan setia, ada beberapa tips yang dapat anda coba dalam menjalan usaha tersebut diantaranya :

1. Buka Pagi Dan Tutup  Hingga Malam

Kapan ban kedaraan bocor, tidak bisa diketahui dengan pasti, bisa kapan saja entah itu pagi, siang, sore atau malam hari. Bisasanya para pengguna kendaraan baik itu mobil atau motor, saat ban kendaraannya bocor,pasti akan segera mencari bengkel tambal ban terdekat atau yang siap melayani sewaktu-waktu.

Jika usaha anda sudah terbiasa buka pagi dan tutup hingga malam hari, maka bengkel anda akan menjadi pilihah bagi mereka yang ban kendaraannya bocor sewaktu-waktu.

Apalagi jika anda bersedia melayani pelanggan meskipun, bengkel sudah tutup, biasanya mereka akan menjadi pelanggan tetap anda karena siap dibutuhkan setiap saat.

2. Ramah Kepada Pelanggan

Memberikan pelayanan terbaik bukan hanya soal, hasil tambalannya bagus, kuat dan awet, tapi sebagai seorang tukang tambal ban kita juga harus besikap ramah kepada para pelanggan.

Sikap ramah dan bersaudara akan membuat pelanggan merasa nyaman, saat menambal ban kendaraannya di tempat anda.

Meskipun hasil tambalan kita bagus, tapi jika pelayanannya kurang ramah sama saja, pelanggan akan merasa tidak nyaman, dan bisa membuat mereka enggan kembali lagi.

Bisa jadi mereka suka dengan hasil tambalannya, tapi tidak nyaman dengan tukan tambal bannya, hal ini bisa menyebabkan pelanggan mengurungkan niat untuk menambal ban di bengkel anda.

3. Hati-Hati Dan Teliti

Banyak kasus yang saya jumpai selama menjadi tukang tambal ban,  misalnya velg rusak, atau bagian hil rusak, bahkan bocor kembali di bagian yang sama atau bagian lainnya dalam waktu dekat.

Hal-hal tersebut kebanyakan disebabkan karena kurang hati-hati dan tidak teliti saat melakukan pekrejaan menambal ban.

Misalnya saat membuka ban yang menggunakan velg racing atau alumunium, untuk mengurangi kemungkinan velg tersebut lecet atau rusak, maka saat membuka ban sebaiknya diberi alas.

Jika ban yang dibuka adalah ban sepada motor, maka saat membukanya bisa menggunakan kain, atau karet ban sebagai alas, sedangkan untuk membuka ban mobil bisa menggunakan tutup botol aqua, sprite, coca-cola atau tutup botol plastik lainnya, sebagai alas.

Teliti kembali ban sebelum dipasang, misalnya merimbang kembali ban dalam yang sudah ditambal, untuk memastikan apakah tambalannya sudah benar-benar rapat, sekaligus meneliti apakah masih ada bocor di bagian lain.

Pastikan juga karet kompon atau karet penambal sudah benar-benar matang, karena karet kompon yang kurang matang akan mudah bocor kembali.

Selain itu sebelum ban dalam di pasang kembali pada ban luarnya, cek terlebih dahulu ban luarnya tersebut, apakah ada benda-benda tajam yang menempel, apakah ada luka pada ban tersebut.

Dan tak kalah pentinganya bersihkan juga ban luarnya dari kotoran, misalnya kerikil, atau karat pada velg yang mengelupas, dan masuk di ban luarnya, karena hal tersebut jika mengenai ban dalam, akan membuatnya mudah bocor.

4. Berilah Pelayanan Lebih Kepada Pelanggan

Pekerjaan tukang tambal ban adalah menambal ban yang bocor, namun tidak ada salahnya jika kita memberikan pelayanan lebih kepada pelanggan asalkan kita mampu melakukannya.

Misalnya ada pelanggan yang menambalkan sepeda motornya di tempat anda, jika melihat rantainya kering atau kendor, ada baiknya tanpa diminta anda memberikan oli, sekaligus mengencangkannya.

Atau misalnya ada pelanggan yang menambalkan ban mobilnya, anda bisa memberikan pelayanan lebih dengan cara memasangkan sekalian ban mobil tersebut pada mobilnya, meskipun tanpa disuruh, atau setidaknya, membantu pelanggan melakukan hal tersebut.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar