Wisata Sejarah di Ambon yang Wajib Dikunjungi
Selasa, 20 November 2018
ok nusantara
Bagikan

Wisata Sejarah di Ambon yang Wajib Dikunjungi

1. Benteng Amsterdam

Benteng AmsterdamWisata sejarah di Ambon yang satu ini merupakan salah satu dari beberapa peninggalan cerita sejarah yang cukup penting. Hal ini dikarenakan benteng yang satu ini merupakan bukti peninggalan penguasa VOC yang pernah ada di daerah Ambon. Benteng ini sendiri letaknya tidak terlalu jauh dari kota Ambon, kita hanya butuh untuk menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 42 km dari kota Ambon. Letak dari benteng ini sendiri tepatnya berada di perbatasan antara Negeri Hila dan Negeri Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.

Pembangunan benteng ini sendiri dilakukan pada 1512, namun pembangunan yang pertama bukanlah dilakukan oleh Bangsa Belanda. benteng ini sendiri pada awalnya adalah sebuah loji yang penting bagi perdagangan Portugis. Barulah pada tahun 1637 dilakukan peletakan batu pembangunan pertama Benteng Amsterdam oleh  Gubernur Jenderal Jaan Ottens, setelah Belanda berhasil menghancurkan portugis pada 1605. Benteng ini sempat mengalami berbagai perombokan dan perubahan untuk menyempurnakan bentuk dari bangunan ini.

Seperti pada tahun 1642 bangunan ini sempat mengalami perluasan dengan penambahan beberapa bagian. Kemudian pada tahun 1649 pembangunan dilanjutkan kembali oleh gubernur jenderal yang baru. Benteng Amsterdam selesai di bangun pada tahun 1649-1656 oleh Arnold De Vlaming Van Ouds Hoorn. Sejak saat itu bangunan ini menjadi salah satu markas penting miliki VOC atau Belanda di kawasan ini.

2. Benteng Ferangi

Benteng FerangiBenteng yang satu ini merupakan salah satu bangunan yang memiliki nilai sejarah cukup penting di Ambon. Benteng yang dibangun pada tahun 1575 oleh bangsa portugis ini merupakan pusat pemerintahan portugis yang ada di kawasan Ambon. Benteng Ferangi ini sendiri sering juga disebut sebagai benteng victoria dan benteng kota Laha.

Selain menjadi pusat pemerintahan dari bangsa Portugis, benteng ini merupakan tempat penyimpanan dari berbagai macam rempah yang berasal dari Indonesia Timur, sebelum akhirnya diserahkan ke Portugis. Benteng ini sendiri tidak sepenuhnya menjadi milik portugis saja, namun pernah juga dikuasai oleh Belanda. Hal ini terjadi ketika Belanda berhasil mengalahkan portugis pada tahun 1605. Sejak kekalahan itu maka benteng ini menjadi milik Belanda, serta menjadi bangunan yang sangat penting bagi perkembangan Belanda di Indonesia Timur.

Kini, benteng ini menjadi salah satu destinasi wisata yang sangat menarik bagi masyarakat Ambon. Banyak sekali wisatawan yang berkunjung dan menikmati keindahan dari benteng yang satu ini. Selain dapat menjadi sebuah lokasi untuk menikmati keindahan kota Ambon. Benteng ini sendiri juga merupakan salah satu lokasi penting untuk kembali mengenal sejarah yang peranh berlangsung di kawasan ini. Selain itu, benteng yang satu ini memiliki hubungan yang sangat erat dengan terbentuknya kota Ambon.

3. Taman Makam Persemakmuran Ambon

Taman Makan Persemakmuran AmbonJika kita mendengar kata persemakmuran maka yang akan terlintas adalah negara-negara bekas jajahan Inggris. Namun, yang satu ini bukanlah tempat yang menunjukan hal seperti itu. Taman Makam Persemakmuran Ambon ini sendiri biasa disebut juga sebagai Ambon War Cemetery. Lokasi ini menyimpan jasad kurang lebih 3.000 pasukan sekutu yang gugur saat melawan Jepang di Perang Dunia II.

Ada banyak sekali tentara sekutu daru berbagai negara yang gugur dan di makamkan di kawasan ini. Dari sinilah bukan hal yang mengherankan lagi jika setiap tanggal 10 September banyak sekali keluarga mereka yang gugur datang untuk memperingati penahanan Gull Force oleh Jepang. Selain itu setiap tanggal 25 April akan diperingati sebagai AZNAC Day. Pada hari tersebut banyak sekali kerabat dari tentara yang telah gugur datang untuk mengenang keluarga mereka yang telah gugur. Tentara yang telah gugur tersebut merupakan tentara yang gugur pada Perang Dunia I. Keluarga yang datang dan merayakan AZNAC Day berasal dari Negara Australia dan Selandia Baru. Hal ini dikarenakan AZNAC adalah sebuah tentara khusus yang memang hanya terdiri dari dua negara tersebut.

4. Taman Pattimura

Taman PattimuraNama Kapitan Pattimura pastinya sudah banyak yang tau dan mengenal beliau. Kita biasanya akan menemukan gambar beliau pada uang pecahan Rp 1.000 yang lama. Kapitan Pattimura sendiri memiliki nama asli yaitu Thomas Matulessy, seorang pahlawan nasional yang masih memiliki keturunan darah bangsawan pulau seram. Beliau memang terkenal sangat gigih dalam perjuangannya untuk melawan Belanda. Perang terbesar yang pernah di pimpin oleh kapitan Pattimura adalah, perang perebutan Benteng Duurstede.

Benteng tersebut merupakan salah satu pusat pemerintahan Hindia Belanda yang cukup strategis di Indonesia Timur. Semasa hidupnya Kapitan Pattimura memang terkenal sangat ditakuti namun sekaligus di hormati oleh Belanda. Beliau wafat pada 16 Desember 1817 karena tertangkap oleh Belanda dan dijatuhi hukuman gantung. Untuk mengenang jasa beliau maka dibangunkan Taman Pattimura ini. Jika kita berkunjung ke kawasan ini maka akan kita temukan sebuah patung yang menggambarkan Kapitan Pattimura. Taman ini sendiri merupakan salah satu pusat kegiatan anak-anak muda dan masyarakat Ambon yang lainnya. Lokasinya yang berada di tengah kota membuatnya sangat mudah untuk di akses dan di temukan.

Selain lokasi yang disebutkan di atas, masih ada beberapa lokasi lain seperti

  1. Benteng Duurstede
  2. Monumen Martha Christina Tiahahu
  3. Museum Siwalima Ambon
  4. Gong Perdamaian Dunia Ambon
  5. Benteng Nasau Banda
  6. Benteng Victoria
  7. Masjid Wapauwe

Itu tadi beberapa lokasi wisata sejarah di Ambon yang bisa kalian kunjungi. Selain  bisa menjadi sebuah destinasi wisata yang unik dan menyenangkan. Kawasan tersebut juga bisa menambah pengetahuan kita mengenai sejarah di kota Bangka. Semoga informasi tadi bermanfaat.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar